7 Dukun Ngumpul di Patung Kuda Lakukan Tindakan Mengejutkan saat Demo Tolak UU Cipta Kerja
Dukun dari Gunung Kidul menyebut, aksi berpakaian menyerupai dukun ini hanyalah bagian dari unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja.
Suasana saat Mak Lampir dan sejumlah dukun melaksanakan ritual di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat pada Jumat (16/10/2020) siang. (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas)
Mak Lampir bersama sejumlah dukun lainnya melaksanakan ritual.
Mereka duduk bersila seraya kedua tangannya digoyang-goyangkan ke atas.
Diakhiri menyemburkan air yang sudah dijampe-jampe ke arah keranda itu.
Mereka seakan menyerang DPR secara Ghaib. Soalnya, kata Mak Lampir, di sana penuh dengan Kuntilanak, Kuntilemak dan Kuntilbapak.
Baca juga: Ditolak Oleh Salshadilla Juwita Indradjaja, Lutfi Agizal Giveaway Cincin, Malah Dihujat Warganet
Baca juga: Sule Ke Rumah Nathalie Holscher, Curhat Sudah Tak Dihargai, Oma: Semua Udah Jalannya Nathalie
"Bagaimana sudah dikeluarkan semua ilmunya? Belum? Keluarkan lagi. Keluarkan, sembur supaya ubun-ubunnya biar Ghaib yang ada di DPR keluar".
"Jika nanti malam kawan-kawan buang air besarnya paku atau jarum hmm rasakan! Jangan pernah menyalahkan dukun. Dukun sekarang lawannya DPR," ujar orator lantang.
Dalam aksi teatrikal yang menarik itu, sang orator mengatakan, Kehadiran Mak Lampir dan dukun sebagai bentuk protes lantaran Omnibus Law UU Cipta Kerja dibentuk secara "Ghaib" oleh DPR tanpa melibatkan rakyat atau kaum buruh.
Usai menyampaikan aspirasi rakyat lewat aksi teatrika, Mak Lampir dan sejumlah dukun pun pulang secara damai.
7 Dukun Ngumpul di Patung Kuda
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jakarta Pusat, Jumat (16/10/2020).
Aksi tersebut berlangsung sudah sekira lebih dari 2 jam, sedari pukul 14:16 WIB sampai saat ini.
Dalam aksi ini, mahasiswa mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencabut pengesahan UU Cipta Kerja sekaligus menyatakan #MosiTidakPercaya pada Pemerintah dan DPR RI.
Menariknya, aksi mahasiswa yang terkonsentrasi di Patung Kuda Arjuna Wiwaha ini turut dihadiri sejumlah dukun.
Baca juga: Terbongkar Jadwal Pernikahan Sule dan Nathalie Holscher, :Pas Ulang Tahun
Baca juga: Komentar Tante Nikita Willy Terkait Bulan Madu, Rina: Pergi Kayak Gitu Enggak Digigit Sama Singa?
Ada dukun dari Gunung Kidul, dukun dari Gunung Kawi, dukun dari Banten, dan dukun-dukun lainnya.
Mereka bukanlah dukun. Mereka berasal dari aliansi Api Kartini, Serikat Pekerja Miskin Indonesia (SRMI), dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi.