Penanganan Covid

Plt Bupati Tanjabtim Instruksikan Aktifkan Posko Pemeriksaan Covid-19 di Berbak

Kecamatan Berbak merupakan salah satu pintu masuk keluarnya orang dari Provinsi Jambi, atau lebih tepatnya perbatasan Kabupaten Tanjabtim dan Kabupate

Tribunjambi/Abdullah Usman
Ilustrasi posko pemeriksaan Covid 19 di Kecamatan Geragai. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Posko Covid-19 di Berbak, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), kembali diaktifkan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanjabtim, Indra Gunawan mengatakan, itu berdasarkan instruksi Plt Bupati Tanjabtim untuk menekan dan pencegahan Covid-19 di Tanjabtim

Kecamatan Berbak merupakan salah satu pintu masuk keluarnya orang dari Provinsi Jambi, atau lebih tepatnya perbatasan Kabupaten Tanjabtim dan Kabupaten Muaro Jambi.

"Kita akan perketat penjagaan penambahan posko di Kecamatan Berbak. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir dan menekan angka penambahan kasus Covid-19 di Tanjabtim," katanya, Selasa (14/10/2020).

Baca juga: Jumlah Penumpang Pesawat Kuartal III/2020 di Bandara AP II Meroket, Safe Travel Campaign Dijalankan

Baca juga: Terungkap Gejala Sakit Rizky Billar & Kondisi Terkininya, Perlakuan Lesti Kejora Disorot Fans Leslar

Baca juga: harga emas Antam hari ini Turun Rp 8.000, Jadi Rp 1.007.000 per gram

Lanjutnya karena adanya penyesuaian anggaran yang dialokasikan hanya untuk Dua Posko penjagaan di Desa Rantau Karya, Kecamatan Geragai dan Kelurahan Simpang Tuan, Kecamatan Mendahara Ulu, maka tidak ada penambahan jumlah personil untuk Posko penjagaan di Kecamatan Berbak.

"Karena keterbatasan anggaran, maka dilakukan penyesuaian. Jadi kita tidak menambah personil," jelasnya.

Menyikapi hal itu, Indra S Gunawan menjelaskan, untuk mengisi personil di Kecamatan Berbak, maka akan dilakukan penarikan personil dari dua posko penjagaan di dua kecamatan tersebut.

"Masing-masing akan ditarik 4 personil, diantaranya 2 Anggota TNI, 2 anggota Polri, 2 anggota BPBD dan 2 tenaga Dinas Kesehatan," jelasnya.

"Sementara untuk Satpol-PP akan memberdayakan anggota lokal di Berbak. Mengingat mereka yang lebih faham dan kenal dengan masyarakat Berbak, sehingga jika ada masyarakat luar bisa langsung dilakukan pemeriksaan dan di tracking," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved