Breaking News:

Ketika Prabowo Subianto Terjebak Macet Saat Demo Penolakan UU Cipta Kerja, Begini Cerita Lengkapnya

Terlepas dari itu, Prabowo Subianto menyoroti kerusuhan yang terjadi di beberapa lokasi saat demo tolak UU Cipta Kerja.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi demonstrasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja mendapat sorotan dari Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.

Belum lama ini, Prabowo Subianto bercerita dirinya sempat terjebak di tengah kerumunan massa aksi.

Terlepas dari itu, Prabowo Subianto menyoroti kerusuhan yang terjadi di beberapa lokasi saat demo tolak UU Cipta Kerja.

Dikutip dari Kompas Tv, Prabowo Subianto menyayangkan aksi demo tolak UU Cipta Kerja diwarnai kerusuhan.

Ia pun menduga, ada dalang di balik kerusuhan demo tolak UU Cipta Kerja.

Baca juga: Waspada Modus baru Penyebaran Narkoba Jenis Sabu Menggunakan Pasta Gigi, Begini Caranya, Hati-hati

Baca juga: Merasa Tak Tahan 2 Tahun Tidak Dapat Jatah dari Istri, Sang Suami Mendadak Inisiatif Bunuh Diri

"Ini yang harus disadari kawan buruh, jangan emosional, jangan cepat marah, jangan mudah untuk mau bikin aksi massa sehingga munculnya vandalisme. Kalau nanti ini yang dibakar sarana umum itu kan dibangun dengan uang rakyat untuk kepentingan rakyat, dibakar, jadi coba itu pikirkan," ungkap Prabowo Subianto dalam sebuah wawancara.

"Saya nggak yakin itu dari para mahasiswa, atau para pemuda. Ini pasti ada dalangnya, nggak mungkin seorang patriot mau bakar milik rakyat, kalau mau demo silakan. Demokrasi itu boleh demo, masa bakar milik rakyat. Jadi kalau sudah begitu kita harus sangat waspada," sambung Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto juga khawatir atas aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja yang terjadi di tengah pandemi ini.

"Saya sangat prihatin ini kan lagi Covid-19, coba kita sabar kita atasi dulu perbaiki. Kita coba kalau nanti undang-undang ini tidak bagus, kalau pelaksanaannya tidak baik, bawalah ke judicial review, bawa ke MK. Sudah berkali-kali kok, dalam sejarah terjadi," ungkap Prabowo Subianto.

Di sisi lain, Prabowo Subianto merasa yakin jika sebagian besar para pendemo tersebut memiliki niat yang baik.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved