Sabtu, 18 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Siapa Syahganda Nainggolan, Kenapa Pendukung Gatot Nurmantyo Ditangkap Polisi, Apa Kasusnya?

Syahganda Nainggolan kembali ditangkap polisi. Akitivis sekaligus deklarator KAMI itu ditangkap di Rumahnya 13 Oktober 2020.

Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa Via tribunnews
Aktivis sekaligus Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan. 

Siapa Sebenarnya Syahganda Nainggolan, Kenapa Ditangkap Polisi, Apa Kasusnya?

TRIBUNJAMBI.COM - Syahganda Nainggolan kembali ditangkap polisi. Akitivis sekaligus deklarator KAMI itu ditangkap di Rumahnya 13 Oktober 2020.

Siapa Syahganda Nainggolan dan Apa Kasusnya?

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI ) Syahganda Nainggolan.

 Ia ditangkap di rumahnya di Depok, Jawa Barat, Selasa (13/10/2020) subuh.

“Ya benar (ditangkap) oleh Siber,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono ketika dihubungi, Selasa.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menambahkan, Syahganda diduga melanggar UU ITE.

Kendati demikian, belum ada informasi lebih lanjut perihal kasus yang berujung pada penangkapan Syahganda tersebut.

Sebelumnya, polisi juga mengamankan Ketua KAMI Medan serta dua orang lainnya terkait aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law di Medan, Sumatera Utara yang berlangsung rusuh.

"Untuk orang-orang yang menyerukan ujaran kebencian, ajakan melakukan anarki, ajakan melakukan penjarahan, kebetulan di dalam grup tersebut menamakan grup KAMI ( Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ) Medan," ujar Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin ketika dikonfirmasi di RS Bhayangkara, Medan, Senin (12/10/2020).

Baca juga: Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi, Dituding Ingin Gulingkan Jokowi Kini Terjerat UU ITE

Hal tersebut diungkapkannya ketika dikonfirmasi mengenai penangkapan Ketua KAMI Medan Hairi Amri sebagaimana disampaikannya saat rapat bersama di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara pada Senin (12/10/2020) pagi.

Martuani tidak menjelaskan secara rinci identitas tiga orang tersebut.

Menurut dia, atas kasus tersebut, saat ini pihaknya sedang melakukan pendalaman.

Ketiganya pun akan dibawa ke Jakarta.

“Rencananya akan kami serahkan ke Jakarta," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved