Aksi Tolak UU Cipta Kerja di Bungo
Mahasiswi Bungo Kesurupan, Pindah ke Satpol PP lalu Polwan hingga Muntah-muntah, Demo di DPRD
Awalnya seorang mahasiswi yang kesurupan ditolong oleh Satpol PP Kabupaten Bungo. Setelah menolong, Satpol PP itu jadi kesurupan.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Duanto AS
Mahasiswi, satpol PP dan polwan kesurupan
Bahkan ada pendemo kesurupan.
Baca juga: Jokowi Disindir Fahri Hamzah, Sebut Tak Miliki Penasehat Hukum yang Masuk Akal Gegera Omnibus Law
Baca juga: Harga Vaksin Covid-19 Kisaran Rp 200 Ribu, Bio Farma Tak Akan Memberatkan
Terpantau Tribunjambi.com, dua orang pendemo kesurupan.
Mereka berteriak-teriak layaknya orang kehilangan kesadaran.
Awalnya seorang mahasiswi yang kesurupan ditolong oleh Satpol PP Kabupaten Bungo.
Setelah menolong, Satpol PP itu jadi kesurupan.
Setelah itu, seorang mahasiswi kesurupan.
Beberapa polisi mencoba menolong, termasuk polwan.
Namun ternyata, setelah menolong mahasiswi itu, seorang polwan malah kesurupan.
Polwan sempat muntah-muntah.
Negoisasi masuk gedung
Setelah beberapa kali negosiasi untuk diizinkan masuk ke gedung DPRD ditolak oleh Ketua DPRD. Massa langsung menarik diri dengan pertimbangan agar tidak ada lagi kericuhan.
"Kami sampaikan mosi tidak percaya terhadap anggota DPRD Bungo dan akan kembali melakukan aksi di Provinsi,"ujar Bani Amin saat diwawancara awak media.
Kapolres Bungo, AKBP. M. Lutfi menurunkan 170 personil untuk mengamankan jalannya aksi.
Selain itu, dirinya juga mengakui telah berusaha menghubungkan koordinator aksi dengan Ketua DPRD Bungo.