Kisah Bocah 9 Tahun Rawat Sendiri Ibunya Dalam Rumah Dua Kamar Dari Tripleks
Namun Aura Siramikaila, harus merawat ibu kandungnya, Jumiati yang susah bergerak usai operasi pengangkatan payudara setahun lalu.
Camat Tanete Riattang Timur, Andi Armand Bobi yang mendatangi rumah Jumiati berjanji
akan mengurus dan menangani Ibu Jumiati.
"Harus dibantu untuk memeriksan kesehatannya. Beliau harus mendapat pertolongan," ujarnya.
Armand pun mengaku beliau telah diusulkan untuk menerima bantuan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
"Sudah diusulkan tahun untuk menerima bantuan DTKS," ucapnya.
Dapat Bantuan
Pada Rabu (7/10/2020) siang, kediamannya di Jl Veteran, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) didatangi komunitas Solidaritas Insan Peduli Sesama (SIPS) dan komunitas NS.
Dua komunitas tersebut membawa Jumiati ke Rumah Sakit Hapsah untuk menjalani perawatan karena kondisinya terlihat lemah.
Bendahara SIPS, Ani mengatakan ibu Jumiati saat ini telah dirawat di ruang Perawatan Bina di Iso 2.
Kata dia, sesampainya di rumah sakit Ibu Jumiati langsung ditangani oleh tim medis.
"Sudah dirawat, kita dahulukan dulu penyakit internanya, karena dari kemarin muntah terus.
Takutnya dehidrasi, jadi kami bawa ke rumah sakit," katanya saat dihubungi via telepon.
Ani menyampaikan, setelah menjalani perawatan kondisi Ibu Jumiati membaik.
Lanjutnya, tim medis juga telah melakukan foto torax.
Sebab Jumiati sudah mengalami batuk dua bulan.
"Takutnya, ada apa-apa di paru-parunya. Satu bulan terakhir juga muncul benjolan di dada sebelah kiri. Ada dua benjolan," sambung Ani.
Menurutnya, saat ini fokus pengobatan Jumiati ke internanya dulu.