Karni Ilyas dan Luhut Buka Suara, Tudingan Pengesahan UU Cipta Kerja Dipercepat Hindari ILC TV One
Kabar berembus jika pengesahan UU Cipta Kerja dipercepat untuk menghindari jadi topik bahasan di Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One Karni Ilyas.
Hindari Acara ILC TV One, Benarkah Pengesahan UU Cipta Kerja Dipercapat? Karni Ilyas dan Luhut Buka Suara
TRIBUNJAMBI.COM - Kabar berembus jika pengesahan UU Cipta Kerja dipercepat untuk menghindari jadi topik bahasan di Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One yang dipandu Karni Ilyas.
Namun kabar itu kemudian dibantah menteri Jokowi.
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan membantah alasan pengesahan Undang-undang Cipta Kerja dipercepat dengan tujuan untuk menghindari Indonesia Lawyers Club (ILC).
Karena seperti yang diketahui bahwa agenda awal pengesahan UU Cipta Kerja menjadi sebuah Undang-undang akan digelar pada Kamis (8/10/2020).
Namun rupanya pengesahannya dipercepat tiga hari menjadi Senin (5/10/2020), melalui sidang paripurna DPR.
Dilansir TribunWow.com, Luhut mulanya meluruskan pernyataan dari Karni Ilyas yang menyebut bahwa perumusan UU Cipta Kerja dilakukan secara diam-diam dan begitu cepat.
Menurutnya yang terjadi justru sebaliknya, pembuatan UU Cipta Kerja dilakukan secara terbuka dan dalam proses yang cukup panjang.
"Sebenarnya Pak Karni jangan diberitahu diam-diam, tidak pernah diam-diam. Proses ini sudah panjang, saya masih Menko Polhukam pikirannya sudah ada," ujar Luhut.
Selain itu, Luhut juga mengungkapkan alasannya segera mengesahkan RUU Cipta Kerja menjadi sebuah undang-undang.
Ia menilai bahwa selama ini dalam dunia kerja belum ada keseimbangan dan juga kurang kompetitif.
Dirinya lantas memastikan bahwa setiap pembuatan undang-undang tentunya selalu mengutamakan kepentingan rakyat, termasuk dalam UU Cipta Kerja, dalam hal ini adalah para pekerja dan pengusaha.
"Karena kita dianggap satu negara yang tidak kompetitif di kawasan ini. Oleh karena itu kita mencoba melihat keseimbangan, semua berbicara equilibrium," ujar Luhut.
"Tidak ada satu pun pemerintah yang ingin rakyatnya menderita atau buruhnya menderita, dan pengusahanya menderita, tidak," jelas Luhut.
• Ini Penyebab Karni Ilyas Terjebak Masalah, Tema ILC TV One Diprotes Habis-habisan
Lebih lanjut, Luhut mengatakan bahwa dalam perancangan UU Cipta Kerja tidak hanya dilakukan secara sepihak oleh pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/luhut-binsar-dan-karni-ilyas.jpg)