Gajah Taman Rimba Mati
BREAKING NEWS Gajah di Kebun Binatang Taman Rimba Jambi Mati, Truk Kuning Teparkir
Sontak, laki-laki tersebut langsung meminta kepada teman-temannya untuk mengusir pengunjung yang ada di dalam kebun binatang.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Duanto AS
Laporan Wartawan Tribun Jambi Aryo Tondang
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Beredar informasi, seekor gajah di Taman Rimbo Zoo Jambi ( Taman Rimba ) atau Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi mati, Kamis (8/10) pagi.
Informasi awal, satu di antara gajah Taman Rimbo mati.
Tribunjambi.com mencoba menelusuri kebenaran kabar gajah mati di Taman Rimba tersebut.
• Sembuh Covid-19, Nunung Bingung Terpapar Dimana: Aku Pakai Masker, Dikit-dikit Cuci Tangan, Semprot
• Seperti Mantu Umumnya, Nia Ramadhani Ternyata Pernah Diomeli Mertua Karena Ulah Sang Anak Mikhayla
• BREAKING NEWS Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa PMII dan IMM Merangin Datangi Gedung DPRD
Setibanya di lokasi, satu dari dua gajah yang ada di kandang kebun binatang tersebut telah tiada.
Hanya tampak seekor gajah berdiri, di dalam kandang.
Untuk informasi, Taman Rimbo hanya memiliki dua ekor gajah.
Namun, kejanggalan mulai terlihat dari aktivitas sejumlah pengelola kebun binatang.
Tidak hanya itu, tepat di sebelah gajah yang masih hidup, terdapat tenda biru, yang memayungi sejumlah aktivitas di bawahnya.
Suara-suara hentakan, seolah memotong sesuatu turut terdengar dari bawah tenda, yang berada di dalam kandang gajah tersebut.

Selain itu, tampak juga sebuah mobil truk berwarna kuning mendekati area kandang, dengan sejumlah orang diatasnya.
Melihat situasi tersebut, Tribunjambi.com mencoba melihat lebih dekat, namun hal mencurigakan justru makin terlihat.
Sejumlah pria berpakaian bebas, tampak mengawasi sekeliling kandang gajah.
Tidak hanya itu, orang-orang yang beraktivitas di bawah tenda, di dalam kandang gajah tersebut, tampak sangat hati-hati dengan pergerakan orang, atau pengunjung yang mengarah ke kandang gajah.
• Seperti Mantu Umumnya, Nia Ramadhani Ternyata Pernah Diomeli Mertua Karena Ulah Sang Anak Mikhayla
Sesekali, orang itu waspada memandang sekitarnya,