Deli Gadis Cantik Asal Batanghari Dikabarkan Hilang, Orangtua Duga Terjadi Pembegalan

Deli Jumiati seorang gadis dikabarkan hilang sejak Minggu (4/9/2020) pukul 13.00 WIB alamat Kecamatan Pemayung

Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Deli Jumiati dikabarkan hilang sejak Minggu (4/9/2020) pukul 13.00 WIB alamat Desa Selat RT 10, Kabupaten Batanghari, Jambi. 

Gadis Cantik Asal Batanghari Dikabarkan Hilang, Orang Tua Menduga Terjadi Pembegalan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Deli Jumiati seorang gadis dikabarkan hilang sejak Minggu (4/9/2020) pukul 13.00 WIB alamat Kecamatan Pemayung Desa Selat RT 10 hingga kini belum kunjung pulang.

Menurut keterangan dari tetangganya bernama John, mengatakan kepada tribunjambi.com bahwa perempuan tersebut diperkirakan pergi bersama pasangannya yang belum diketahui asal-usulnya.

John juga mengkhawatirkan terjadi pembegalan atau dirampok atas kejadian kehilangan perempuan ini.

“Namanya Deli Jumiati usia 17 tahun, sekarang kelas dua Aliyah di Selat,” ujar John dihubungi melalui sambungan telepon Senin (5/9/2020) malam.

John mengatakan ciri-cirinya kurus, tinggi sekitar 150 sentimeter.

“Pergi dari rumah memakai baju switer berwarna hitam dan berkerudung hitam serta celana dasar,” katanya.

Ia mengatakan bahwa perempuan berumur 17 tahun tersebut pergi sendirian, membawa sepeda roda dua merk Honda Beat warna hitam.

“Dari pihak keluarga sudah melapor ke Polsek Pemayung, namun masih dalam proses pencarian. Jika ada yang melihat perempuan dengan ciri-ciri yang sama pula bisa hubungi pihak keluarga, nomor telepon yang bisa dihubungi 0821 7640 1687,” pungkasnya (tribunjambi.com/musa)

Meski Minim Petunjuk Tim Reskrim Polsek Jambi Selatan Terus Buru Pelaku Begal di Pall Merah

JAMBI - Peristiwa lain, Tim Sat Reskrim Polsek Jambi Selatan, terus berupaya melakukan penyelidikan terhadap pelaku begal yang menimpa Andre (20), Raden Ade (23), Indra (21) dan Madon (20), yang terjadi di kawasan Simpang 3 lampu merah Jerambah Bolong, Rabu (23/9) lalu.

Panit 1 Reskrim Polsek Jambi Selatan Aiptu Anton mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan.

Namum dirinya mengakui bahwa, pihaknya mengalami kesulitan untuk mengungkap identitas pelaku begal.

Pasalnya, saat kejadian para korban tidak melihat motor dan plat sepeda motor pelaku.

"Saat olah TKP, kita mau cek cCCTV namun di sekitar kejadian tidak ada dan memang di sana keadaannya sepi," kata Anton, Senin (5/10).

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved