Positif Covid-19 Banyak di Tungkal Ilir, Dari Kluster Jualan dan Keluarga, Tempat Perawatan Penuh
- Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat beberapa kali melakukan rapat terkait dengan upaya pencegahn Covid-19.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rahimin
Terlebih jika sewaktu-waktu angka pasien terkonfirmasi yang membludak dengan gejala berat. Diketahui bahwa dua tempat yakni bekas Puskesmas II dan Suryah Khadirudin hanya untuk pasien positif tanpa gejala hingga bergejala ringan.
Inipun termasuk dengan ruang isolasi rencana Satgas, yaitu BLK. Ruangan ini hanya diperuntukan pasien positif Covid-19 Tanpa Gejala.
Wacana lain tersiar, Satgas Covid-19 akan menggunakan salah satu hotel yang ada di Kuala Tungkal sebagai tempat perawatan pasien Covid-19.
Tidak hanya itu, Balai Adat Kabupaten Tanjabbar pun akan di persiapkan. Ini langkah tepat yang dilakukan oleh Satgas Covid-19, mengingat ketersediaan ruangan sangat di perlukan dan menjadi kategori urgent dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
"Ruangan yang tersedia saat ini itu RS Suryah Khairudin. Untuk beberapa waktu masih cukup untuk di gunakan sebagai ruang isolasi. Bahkan ini bisa saja satu kamar di gunakan untuk dua pasien, karena memang ini kan khusus pasien yang tidak bergejala," kata Andi Pada.
• Acara KAMI Dibubarkan, Din Syamsuddin Bandingkan Sikap Polisi Tak Bubarkan Konser Dangdut di Tegal
• Fakta Seputar Maria Vania, Sempat Ditawar Jadi PSK hingga Menjadi Target Girl Deddy Corbuzier
• UPDATE Kasus Positif Covid-19 Sudah Mendekati Angka 300.000, Provinsi Jambi Bertambah 23 Kasus Baru
Tidak hanya itu, soal peti mati pun kini menjadi sorotan. Setidaknya di awal pandemi ini, pemkab menyediakan lima peti mati sebagai antisipasi.
Ini pun ternyata telah di gunakan terhadap empat orang warga Tanjabbar. Hanya tinggal satu peti mati yang ada saat ini. Bahkan hingga berita ini di turunkan belum ada konfirmasi berapa penambahan peti mati.