Breaking News:

Update Corona di Jambi

Restuardy Daud: Jangan Ada Klaster Baru di Pilkada Jambi 2020

Pejabat Sementara Gubernur Jambi Restuardy Daud Sugeha didampingi pj Sekda Sudirman mengunjungi kantor Bawaslu Provinsi Jambi, Rabu (30/9).

tribunjambi/rohmayana
Pejabat Sementara Gubernur Jambi Restuardy Daud Sugeha didampingi pj Sekda Sudirman mengunjungi kantor Bawaslu Provinsi Jambi, Rabu (30/9). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pejabat Sementara Gubernur Jambi Restuardy Daud Sugeha didampingi pj Sekda Sudirman mengunjungi kantor Bawaslu Provinsi Jambi, Rabu (30/9). Kunjungan tersebut sebagai silaturahmi sekaligus berbincang mengenai pemantapan pelaksanaan Pilkada serentak di Jambi 9 Desember 2020 mendatang.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh ketua beserta para komisioner bawaslu di ruang kerja ketua Bawaslu Provinsi Jambi.

Kunjungan perdana Restuardy Daud Sugeha tersebut sebagai silaturahmi memperkenalkan diri sebagai pejabat sementara gubernur. Karena saat ini Gubernur Fachrori Umar tengah cuti masa kampanye.

Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi mengharapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Seluruh Provinsi Jambi dapat berjalan sesuai aturan dan kondusif sehingga penyelenggaraan pilkada berlangsung sesuai tahapan.

"Kita akan terus koordinasi dan kerja sama untuk sukseskan pelaksanaan pemilihan gubernur, pemilihan bupati dan pemilihan Wali Kota," katanya.

Tim Haris-Sani Dukung Bawaslu Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan Saat Kampanye

UPDATE: Kasus Positif Corona di Jambi Tembus 513, Bertambah 23 Pasien Baru Hari Ini

Dua Orang Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Bungo, Bus Langsung dari Pati Hantam Truk Muatan Pasir

Asnawi menjelaskan, tiga tugas Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilihan umum yaitu bidang Pencegahan, Pengawasan dan Penindakan termasuk penerapan protokol kesehatan Covid-19. Selain itu mengawasi atau menindak politik uang, termasuk mencegah atau menindak pengerahan ASN.

Hal ini penting untuk menjadi perhatian bersama mengingat Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada 2020 untuk Kota Sungai Penuh menjadi daerah rawan pemilu. Bahkan daerah ini mencakup tiga konteks penyeIenggaraan pemilu bebas adil, kontestasi dan partisipasi, sementara Provinsi Jambi rawan pemilu konteks netralitas ASN setelah Sumatera Barat dan Sulawesi Utara.

Asnawi juga mengingatkan Aparatur Sipil Negara tidak terlibat politik praktis karena hal tersebut masuk pada pelanggaran, bahkan memiliki risiko turun pangkat atau berhenti jika terbukti melanggar aturan Pemilu.

Pjs Gubernur Jambi Restuardy Daus Sugeha mengatakan hasil perbincanganya bersama bawaslu pihak pemprov sepakat bahwa momentum kampanye di pilkada tahun ini di dorong untuk disiplin protokol kesehatan.

"Kami juga berharap masa kampanye dan pemilihan nantinya dapat di tunjukan sebagai moment baik meski berlangsung di tengah pandemi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved