Positif Covid Jambi Meledak
BREAKING NEWS Hasil Swab Warga Merangin yang Meninggal Positif Covid-19, Warga Diminta Tak Panik
Hasil swab warga Pematang Kandis yang dimakamkan di TPU Pasar Atas beberapa hari lalu keluar.
Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
BREAKING NEWS Hasil Swab Warga Merangin yang Meninggal Positif Covid-19, Warga Diminta Tak Panik
TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Hasil swab warga Pematang Kandis yang dimakamkan di TPU Pasar Atas beberapa hari lalu keluar.
Hasilnya menunjukkan positif Covid-19. Hal itu dibenarkan oleh Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin Arif.
Menurut Arif, hasil dari Swab yang dilakukan di Bungo memang menunjukkan positif Covid-19. Namun demikian, dirinya meminta kepada warga agar tidak begitu panik, pasalnya pemakaman yang dilakukan petugas sudah sesuai dengan prosedur.
"Untuk pemakaman tak perlu khawatir, sudah disterilkan semua sesuai dengan protokol kesehatan," kata Arif, Senin (28/9).
Dengan adanya hal ini, pihaknya segera melakukan langkah sesuai dengan prosedur, dimana mereka akan melakukan tracking dan swab siapa saja yang pernah kontak dengan pasien.
• Kabar Kampanye Cek Endra di Bungo Dibubarkan Akibat Langgar Protokol Kesehatan, Ini Kata Bawaslu
• SPI Tuntut Jalankan Reforma Agraria dan Hentikan Tindakan Represif Pada Petani
"Saat ini sudah ada 9 orang yang akan kita swab. Itu keluarga dekat yang mempunyai hubungan erat dengan pasien," imbuhnya.
Warga Kabupaten Merangin, Jumat (25/9) malam heboh dengan informasi adanya warga yang dimakamkan dengan protokol kesehatan.
Tak hanya heboh di Media sosial, dilokasi pemakaman yang terletak dipinggir jalan dikawasan Pasar Atas Kota Bangko itu juga ramai dikerumuni warga, baik warga sekitar maupun pengguna jalan.
Banyak warga yang bertanya-tanya apakah warga yang dimakamkan itu merupakan pasien covid-19 atau hanya iseng belaka.
Selain itu, banyak warga yang menyayangkan kenapa jenazah tersebut dimakamkan di TPU yang notabene dikelilingi oleh rumah penduduk.
"Emangnya tidak ada tempat pemakaman khusus ya. Bikin masyarakat khawatir saja," kata warga setempat.
Pemakaman dengan menggunakan protokol kesehatan ini merupakan peristiwa pertama kali terjadi di Merangin, makanya warga sedikit khawatir, apalagi pemakaman itu dekat dengan pemukiman warga.
Dari informasi yang diperoleh, jenazah merupakan warga Kelurahan Pematang Kandis, yang meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit Muara Bungo.
"Jenazah awalnya dirawat di RS. Raudah, kemudian dirujuk ke RSD. Abundjani, dari rapid test hasilnya non reaktif. Namun karena kondisi drop pasien dirujuk ke Bungo. Saat di Muara Bungo kondisi makin drop, sehingga dokter yang bertanggung jawab melakukan swab. Namun siang tadi pukul 14.00 pasien meninggal" sebut Berman.