Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pasien Corona Meninggal

Bertambah 21 Kasus, Ruang Isolasi Pasien OTG Covid-19 Provinsi Jambi Penuh

Pasien-pasien hari ini berasal dari Kabupaten Muarojambi 7 orang, Kota Jambi 8 orang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat 5 orang, dan Kabupaten Bungo 1 or

Tayang:
Penulis: Zulkipli | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Zulkifli
Juru Bicara Tim Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kasus Covid-19 di Provinsi Jambi kembali meledak, Minggu (27/9/2020).

Terjadi penambahan kasus sebanyak 21 orang, sehingga secara total jumlah pasien Covid-19 di Provinsi Jambi kini berjumlah 446 orang.

Pasien-pasien hari ini berasal dari Kabupaten Muarojambi 7 orang, Kota Jambi 8 orang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat 5 orang, dan Kabupaten Bungo 1 orang.

Rerata riwayat kontak pasien hari ini merupakan hasil tracking kontan erat dengan pasien Covid-19 sebelumnya. Riwayat perjalnan ke luar daerah, serta hasil Tes Cepat Molekuler di RSUD Raden Mattaher Jambi.

LINK Nonton Streaming Animeindo Boruto Episode 167 Sub Indo, Tim 7 Gagal Mengejar Deepa & Victor

Ramalan Zodiak Besok, 28 September 2020 : Aries Tetap Perfeksionis, Virgo Kamu Akan Mencapai Puncak

Ria, Penjahit Pakaian di Arizona, Bertahan Hidup Saat Pandemi, Mencoba Jual Eskrim Hingga Rak Bunga

Dari data tim gugus tugas Provinsi Jambi, dari 446 jumlah total pasien Covid-19 sebanyak 172 masih dalam proses perawatan dan isolasi.

Bahkan ruang isolasi untuk pasien OTG yang disiapkan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Pijoan sebanyak 50 tempat tidur telah penuh terisi.

"Laporan kemarin di Bapelkes untuk 50 tempat tidur. itu sudah penuh semua. Dan kita akan tambah lagi tempat tidur di sana menjadi 80 tempat tidur," sebut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah, Minggu (27/9/2020).

Ditambahkan Johan, selain penambahan tempat tidur di Bapelkes, apabila tetap terjadi peningkatan kasus, maka akan disiapkan LPMP, kemudian Gedung diklat BPSDMD di Kota Baru.

"Karena gedung LPMP dan BPSDMD ini dekat dengan warga, maka kita akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan RT setempat. Jangan sampai kita netapkan ada penolakan dari warga," jelasnya.

Selain itu tambah Johan, ada wacana Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi akan dijadikan rumah sakit khusus Covid-19.

Namun hal ini masih akan dirapatkan secara mantap bersama ketua tim gugus tugas baru yakni Pjs Gubernur.

"Disamping itu, tentunya juga akan dilakukan penambahan tenaga kesehatan dan pasilitas kesehatan lainya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved