Jumat, 24 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sosok Penting Dalam Peristiwa G30S PKI, Salah Satu Lulusan Terbaik Akademi Militer

Pemberontak PKI menculik beberapa TNI Angkatan Darat Kemudian mereka dibantai secara kejam dan dibuang di sebuah tempat yang kini dikenal dengan nam

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ist
Letkol Untung 

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa G30S PKI atau Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia ( PKI) terjadi pada 30 September 1965 di Jakarta dan Yogyakarta.

Pemberontak PKI menculik beberapa TNI Angkatan Darat.

tribunnews
Mantan Prajurit Cakrabirawa pasca tragedi G30S/PKI (Istimewa/Tribun Kaltim)

Gugurnya para perwira TNI tersebut merupakan wujud perlawanan bangsa pada kekejaman PKI.

Lalu para perwira TNI ini mendapatkan gelar sebagai Pahlawan Revolusi atau Pahlawan Nasional.

Namun ada aktor penting di balik peristiwa G30S PKI yang namanya asing di telinga kita.

Sosok tersebut yakni Letkol Untung Syamsuri.

Letnan Kolonel Untung bin Syamsuri adalah Komandan Batalyon I Tjakrabirawa yang memimpin Gerakan 30 September pada tahun 1965.

Ia lahir di Desa Sruni, Kedungbajul, Kebumen, Jawa Tengah pada 3 Juli 1926, wafat di Cimahi, Jawa Barat 1966.

Nama kecilnya adalah Kusman.

Ayahnya bernama Abdullah dan bekerja di sebuah toko peralatan batik di Pasar Kliwon, Solo.

Sejak kecil Kusman telah diangkat anak oleh pamannya yang bernama Syamsuri.

tribunnews
Penangkapan Letkol Untung (YKPP 1965)

Untung adalah bekas anak buah Soeharto ketika ia menjadi Komandan Resimen 15 di Solo.

Ia merupakan Komandan Kompi Batalyon 454 dan pernah mendapat didikan politik dari tokoh PKI, Alimin.

Semasa perang kemerdekaan untung bergabung dengan Batalyon Sudigdo yang berada di Wonogiri, Solo.

Selanjutnya Gubernur Militer Kolonel Gatot Soebroto memerintahkan agar Batalyon Sudigdo dipindahkan ke Cepogo, di lereng gunung Merbabu.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved