Breaking News:

Oknum PNS Asahan yang Kepergok Pingsan Tanpa Celana Dalam di Mobil Akhirnya Dipenjara

Oknum PNS yang kedapatan pingsan di dalam mobil tanpa celana dalam dijatuhi hukuman penjara

Editor: Heri Prihartono
ist
Oknum PNS yang Kepergok Pingsan Tanpa Celana Dalam di Mobil Akhirnya Dipenjara 

TRIBUNJAMBI.COM - Oknum PNS yang kedapatan pingsan di dalam mobil tanpa celana dalam dijatuhi hukuman penjara

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kisaran akhirnya menjatuhi hukuman terhadap  Zul (37) dan H (39) dalam persidangan yang berlangsung Rabu (23/9/2020).

Dua oknum PNS itu terbukti melakukan perzinahan.

Begini Nasib 2 PNS Asahan yang Ditemukan Pingsan Dalam Mobil Tanpa Celana, Ditetapkan Jadi Tersangka

Zul dan H, yang berstatus PNS di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Asahan, dijatuhi oleh majelis hakim yang dipimpin oleh Ulina Marbun, masing-masing dengan hukuman penjara.

"Mengadili, menyatakan terdakwa I (Zul) dan terdakwa II (H) terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal Perzinahan yang tertera dalam Pasal alternatif, yakni Pasal 284 ayat (1) ke 1a dan 1b KUHP," ujar Ulina, Rabu.

Dijelaskan majelis hakim sebelumnya pembacaan vonis tersebut, bahwa hal yang memberatkan para terdakwa dalam kasus ini adalah perbuatan mereka sangat melukai perasaan dari masing-masing keluarga dan telah melanggar norma kesopanan di masyarakat.

Dua ASN di Asahan yang Ditemukan Pingsan Tanpa Celana Dalam di Mobil Resmi Dicopot Jabatannya

tribunnews
Zul dan H saat menjalani persidangan di PN Kisaran dengan agenda pembacaan vonis kasus asusila oleh majelis hakim pada Rabu (23/9/2020). Majelis hakim yang diketuai Ulina Marbun menjatuhi terdakwa Zul dengan hukuman 6 bulan penjara, sedangkan H dengan pidana penjara selama 5 bulan. (Mustaqim / Tribun Medan)

"Perbuatan para terdakwa mencoreng nilai-nilai kesopanan di masyarakat," sebutnya.

Usai mendengar pembacaan vonis, kedua terdakwa yang hadir dalam sidang tersebut menyatakan menerima putusan menjelia hakim.

"Terima majelis," kata Zul yang disambut sama oleh H.

Vonis itu lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan. Pada persidangan pekan lalu, Rabu (16/9/2020) jaksa Kartika menuntut terdakwa Zul dan H masing-masing dengan hukuman 8 bulan penjara dan 6 bulan penjara.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved