Breaking News:

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jambi Tinggi Selama Pandemi, Dinas PPPA Beberkan Faktanya

Sejumlah pengaduan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak diterima Dinas PPPA Provinsi Jambi selama masa pandemi Covid-19.

ist
ilustrasi kekerasan terhadap anak 

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Jambi Tinggi Selama Pandemi, Dinas PPPA Provinsi Jambi Beberkan Datanya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sejumlah pengaduan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak diterima Dinas PPPA Provinsi Jambi selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Jambi, Lutfiah mengatakan, jumlah tersebut cukup tinggi.

"Jumlah pengaduan atau kasus yang diterima melalui UPTD PPA selama Covid-19, ada 37 kasus," katanya, belum lama ini.

Jumlah tersebut, kata dia diterima sejak masa pandemi Covid-19, hingga pekan pertama September 2020.

Kekerasan tersebut diklasifikasikan pada kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan di ranah publik.

Kesaksian Ibu Bayi yang Diculik di Kota Jambi, Intan: Anak Saya Sudah Ditawar Rp 7 Juta

Bambang Titipkan Bayi Hasil Penculikan di Jambi, Bawa Uang Rp 2 Juta Pergi Ke Jawa Cari Pembeli

PDIP Sarolangun Targetkan 90 Persen Suara Dukung CE-Ratu di Pilkada Jambi

Dari data yang dihimpun, ada 19 pengaduan yang diterima terkait kekerasan dalam rumah tangga. Rinciannya, 13 kasus kekerasan terhadap suami/istri, dan 6 kasus terhadap anak.

"Kekerasan itu, termasuk kekerasan fisik, psikis, seksual, hingga penelantaran," jelasnya.

Sementara pengaduan kekerasan di ranah publik yang diterima Dinas PPA tercatat ada 18 orang. Dari jumlah tersebut, 3 di antaranya dilakukan terhadap perempuan dan 15 kasus terhadap anak.

Lutfiah mengimbau, agar masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi agar dapat menahan diri, untuk mengantisipasi kekerasan terhadap perempuan dan anak.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved