Breaking News:

Pantai Babussalam Terancam Terjadi Abrasi, Camat Sadu: Butuh Penanganan Sejak Dini

Curah hujan ringan hingga sedang makin intens terjadi, beberapa wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Kawasan Pantai Babussalam di Kecamatan Sadu Tanjabtim, saat ini pantai tersebut terus terancam abrasi. 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Abdullah usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Curah hujan ringan hingga sedang makin intens terjadi, beberapa wilayah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Selain Kecamatan Mendahara dan Berbak, Kecamatan Sadu tepatnya di Desa Air Hitam Laut juga merupakan desa yang masuk kategori rawan abrasi akibat gelombang atau tingginya muka air saat musim penghujan.

Camat Sadu Frans, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com menuturkan, mengahadapi musim penghujan mendatang memang terdapat beberapa wilayah di Kecamatan Sadu yang paling beresiko terutama abrasi.

Gunakan Simbol Bakal Calon Gubernur Jambi, 2 ASN di Merangin diperiksa Bawaslu

Dinkes Tanjab Timur Sediakan Alat Rapid Test Untuk Masyarakat, Segini Besaran Biaya Untuk Sekali Tes

BREAKING NEWS Longsor di Batangasai, Akses Jalan Tertutup Tak Bisa Dilalui Mobil atau Motor

"Saat ini di Desa Air Hitam Laut tepatnya di Pantai Babussalam sendiri sudah terlihat pergerakan tanah akibat abrasi, dan membutuhkan penanganan sejak dini dari pemerintah daerah," ujarnya.

"Berapa waktu lalu kita juga sudah berkoordinasi bersama pihak balai, dinas, kementrian untuk mengajukan proposal. Sementara dari kabupaten kita sudah koordinasi," sambungnya.

Ia bilang, abrasi yang terjadi di kawasan tersebut terus terjadi bahkan pergerakan abrasi sudah mendekati pantai.

Di mana, pantai tersebut hampir setiap tahunnya dijadikan lokasi mandi safar atau nama barunya saat ini Festival Air Hitam Laut.

Dilarang Pacaran Dengan Warga Malaysia, Wanita di Deli Serdang Ini Nekat Bakar Bendera Merah Putih

Download Lagu MP3 Nella Kharisma 24 Lagu Terbaik, Terbaru 2020 Video dangdut koplo Via Vallen

Ada Nama Lain Terlibat Kasus Jaksa Pinangki, KPK Siap Menyelidikinya

"Sejauh ini yang kita monitor baru satu desa tersebut, sementara abrasi yang mengancam pemukiman di Sadu belum ada," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved