Breaking News:

Torehan Prestasi Taufik Hidayat Sebelum Gantung Raket 2013, Jadi Atlet Bulutangkis Sejak 14 Tahun

Siapa tak kenal Taufik Hidayat. Namanya tiba-tiba jadi trending topic Twitter Jumat (18/9) malam. Taufik Hidayat merupakan salah satu legenda

Instagram @taufikhidayatofficial
Taufik Hidayat 

TRIBUNJAMBI.COM - Siapa tak kenal Taufik Hidayat.

Namanya tiba-tiba jadi trending topic Twitter Jumat (18/9) malam.

Ternyata penyebabnya unggahan akun @olympicchannel.

Akun tersebut memberi tantangan soal wawasan peraih medali emas olimpiade sektor tunggal putra pada tahun 2004.

"Dapatkan Anda menebak nama peraih medali emas Olimpiade yang hilang," tulis akun @olympicchannel tersebut.

Unggahan akun resmi Olimpiade, yakni @olympicchannel
Unggahan akun resmi Olimpiade, yakni @olympicchannel (Capture)

Taufik Hidayat merupakan salah satu legenda di bidang bulutangkis kebanggaan Indonesia.

Dirinya kerap mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi juara di nomor tunggal putra pada berbagai pertandingan internasional.

Satu Pertanyaan Ini Bikin Taufik Hidayat Jadi Trending Topic Twitter

Mendadak Nama Taufik Hidayat Jadi Trending Nomor 1 di Twitter, Ada Apa? Ternyata Begini Alasannya

Ia memulai karirnya sebagai atlet bulutangkis pada usia 14 tahun.

Tentunya kesuksesan di dunia olahraga tak ia dapatkan secara instan.

Perlahan tapi pasti prestasinya terus meningkat hingga akhirnya ia berhasil menjadi pemain nomor satu di dunia pada waktu yang cukup lama.

Dilansir dari laman Wikipedia, Taufik mencatatkan namanya sebagai pemain tunggal putra dengan pukulan smash tercepat yang mencapai 305 km/jam pada semifinal Kejuaraan Dunia 2006 di Madrid.

Taufik Hidayat dan Jonatan Christie
Taufik Hidayat dan Jonatan Christie (Instagram/@badmintalk_com)

Ia juga dikenal dengan pukulan backhand smash tercepat yang mencapai 206 km/jam, sehingga banyak pemain lain yang mencoba untuk melakukan hal tersebut, namun belum ada yang sebaik Taufik.

Pada 4 Februari 2006, ia menikah dengan putri dari Agum Gumelar, Ami Gumelar, setelah sebelumnya pernah menjalin hubungan dengan artis, Deswita Maharani.

Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai dua orang anak yakni Natarina Alika Hidayat dan Nayutama Prawira Hidayat.

Selama menikah, Taufik Hidayat masih aktif di dunia olahraga.

Prestasinya juga tak terhenti meski sudah menikah.

Ia resmi menyatakan diri untuk gantung raket pada pertengahan tahun 2013 lalu.

Masih Belum Dapat Rp 1,2 Juta Tahap 3? Whatsapp di Nomor 08119115910

Pria Asal Solok Bayar Rp 100 Juta ke Wakapolda Lampung, Niat Jadi Polisi Berakhir Tragis

Sebelum gantung raket, ini prestasi Taufik Hidayat:

1998: Juara Brunei Open
1999: Juara Indonesia Open, Juara SEA Games
2000: Juara Indonesia Open, Juara Malaysia Open, Juara Kejuaraan Asia
2001: Juara Singapore Open
2002: Juara Sanyo-BNI Maybank Indonesia Open, Juara Taiwan Open, Juara Asian Games
2003: Juara Sanyo-BNI Maybank Indonesia Open
2004: Juara Indonesia Open, Juara Kejuaraan Asia, Juara Olimpiade
2005: Juara Singapore Open, Juara Kejuaraan Dunia
2006: Juara Indonesia Open, Juara Asian Games
2007: Juara Kejuaraan Asia, Juara SEA Games
2008: Juara Macau Open

Taufik Hidayat
Taufik Hidayat (Instagram @taufikhidayatofficial)

2009: Juara US Open, Juara India Open
2010: Juara Canada Open, Juara Indonesia GP Gold, Juara French Open SS
2011: Semifinalis VICTOR- BWF Superseries Finals, Runner Up PROTON MALAYSIA OPEN SUPER SERIES, Semifinalis Victor Korea Open Super Series Premier, Semifinalis Yonex – Sunrise India Open Superseries, Perempat final Indonesia Open Superseries Premier 2011, perempat final 2011 Yonex OCBC US Open Grand Prix Gold, Runner - up 2011 Yonex Canada Open, Semi final Bankaltim Indonesia Open GP Gold 2011, Juara India Open Grand Prix Gold 2011
2012: Semifinal Maybank Malaysia Open Presented by PROTON, Perempat final YONEX All England Open Badminton Championships 2012, Semi final Swiss Open 2012, Perempat final 2012 Yonex Australian Open GP Gold, Perempat final Yonex Sunrise India Open 2012, Perempat final YONEX Open Japan 2012, Perdelapan Final Olimpiade London

Selain bermain tunggal putera, Taufik Hidayat juga bermain dalam tim beregu.

Piala Thomas (2000, 2002, 2004, 2006, dan 2008) serta Piala Sudirman (1999, 2001, 2003, dan 2005).

Tribunjambi.com )

Ajak Bersetubuh & Peras Manajer HRD Pasangan Kekasih Ini Bunuh Lalu Mutilasi Korban di Kalibata City

Evakuasi Anggota TNI Korban KKB Papua, Pesawat di Bandara Intan Jaya Ditembaki

Penulis: Suci Rahayu PK
Editor: Suci Rahayu PK
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved