Breaking News:

Anggaran Berkurang, Pemprov Jambi Tetap Lanjutkan Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung

Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung tersebut membutuhkan komitmen dua pihak, yakni pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

TRIBUNJAMBI/ALDINO
Tiang-tiang pancang di proyek pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sadu, Tanjung Jabung Timur. Tiang pancang yang telah berdiri ini rencananya untuk pembangunan dermaga khusus CPO 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemprov Jambi akan terus melanjutkan pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung. Bahkan diwacanakan, kewajiban Pemprov Jambi akan pembangunan pelabuhan tersebut akan diselesaikan.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembanguanan Provinsi Jambi Doni Iskandar, saat dihubungi Tribunjambi.com, Kamis (17/9/2020).

Kata dia, pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung tersebut membutuhkan komitmen dua pihak, yakni pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Sekarang ini pemerintah pusat pekerjaanya jadi nyangkut karena pemerintah daerah tidak komit. Karena salah satu yang dipinta oleh pemerintah pusat serakarang adalah pembebasan trase jalan menuju pelabuhan tolong diselesaikan. Pembukaan jalan saja dulu. Tapi sudah bertahun-tahun ini tidak selesai-selesai, oleh karena itu mereka (pusat) tidak berani menyelesaikan pelabuhan," kata Doni.

Berebut Suara di Kota Jambi, Al Haris, Fachrori dan Cek Endra Adu Program di Pilkada Jambi

Gadis Muda Mengaku Jadi Korban Pelecehan, UPTD PPA Kota Jambi Desak Kepolisian Segera Usut

VIDEO Presiden Jokowi Beri Waktu 2 Minggu, Luhut Diperintahkan Tangani Corona di 9 Provinsi

Menurut Doni, saat ini hanya tinggal 22 Kilometer lagi trase jalan tersebut yang belum dilakukan pembebasan lahan. Jalan tersebut sejak tahun 2017 selalu dianggarkan untuk dibebaskan, namun selalu gagal eksekusi.

"Dan saya melanjutkan, ketika saya jadi Kepala Bappeda ini dianggarkan lagi tahun 2019, 2020 kita anggarkan lagi, namun tahun ini terkendala Covid-19," jelasnya.

Sementara untuk tantangan tahun depan, anggara APBD Provinsi Jambi jauh menurun. Doni pun belum bisa merinci berapa yang akan dianggarkan tahun depan untuk melanjutkan pembangunan Ujung Jabung tersebut.

"Tetapi pertanyaan saya dengan anggaran yang berkurang tersebut apakah kita akan merusak komitmen. Saya mendorong untuk tetap dianggarkan. Sebab salah satu permintaan dari Kementrian PUPR mereka tidak akan membangun jembatan menuju Ujung Jabung kalau jalannya tidak selesai, itu syarat dari mereka," kata Doni.

Selain itu kata Dony, pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung ini penting untuk direalisasikan. Sebab di sana akan terserap hingga 2 juta tenaga kerja jika pelabuhan tersebut beroperasi. "Jadi ini sebenarnya untuk kepentingan orang banyak," pungkasnya.

Penulis: Zulkipli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved