Breaking News:

KPK Akan Memonitor Perkembangan Perkara Djoko Tjandra, Bahkan Sampai Ke Politisi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memonitor perkembangan perkara Djoko Tjandra yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari dan eks politikus P

ist
Nawawi Pomolango 

TRIBUNJAMBI.COM - Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengatakan pihaknya akan memantau kasus tersebut sampai tuntas.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memonitor perkembangan perkara Djoko Tjandra yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari dan eks politikus Partai NasDem Andi Irfan Jaya.

Menurutnya bila ada temuan dugaan keterlibatan politisi lain dalam perkara tersebut, KPK kata Nawawi bisa langsung mengusutnya.

Warga dan BPD Desa Pulau Buayo Desak Bupati Cek Endra Ganti Pj Kades

5 Benda Memiliki Mitos Berbahaya Jika Diberikan Untuk Hadiah Kepada Seseorang

Satu Peserta CPNS Muaro Jambi Absen Ikut Tes SKB

“Jika ada nama-nama lain yang didukung oleh bukti-bukti yang ada, memiliki keterlibatan dengan perkara-perkara dimaksud, baik perkara Djoko Tjandra maupun perkara PSM, tapi tidak ditindaklanjuti (Kejagung atau Polri) maka KPK berdasarkan pasal 10A ayat (2) huruf (a) dapat langsung menangani sendiri pihak-pihak yang disebut terlibat, terpisah dari perkara yang sebelumnya disupervisi,” kata Nawawi kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

Hal pasti menurut Nawawi, pihaknya akan langsung mendalami bukti-bukti yang diberikan masyarakat terkait kasus Djoko Tjandra dan kasus pengembangannya, terutama terkait dugaan keterlibatan politisi lain dalam perkara tersebut.

“Jadi kami akan lihat dan telaah data-data yang diberikan langsung oleh masyarakat ke KPK,” kata Nawawi.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, istitusinya sangat terbuka menerima informasi dari masyrakat.

Ghufron juga memastikan KPK saat ini akan memonitor penanganan kasus Djoko Tjandra hingga tuntas.

“Bisa juga membantu mengarahkan sesuai temuan-temuan yang obyektif,” katanya.

Sebelumnya Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan, KPK, Polri, dan Kejaksaan harus mengungkap tuntas dugaan keterlibatan politisi lain, setelah eks politikus Partai NasDem Andi Irfan Jaya ditetapkan tersangka dalam kasus Djoko Tjandra.

Halaman
12
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved