Breaking News:

Berita Viral

JK Rowling Menuai Kecaman karena Novel Terbaru Bahas Transgender

Itu berawal dari novel terbaru JK Rowling yang menampilkan seorang pria transgender yang mengenakan gaun dan membunuh wanita.

Instagram/jkrowlingfans
JK Rowling 

TRIBUNJAMBI.COM - Buku baru JK Rowling menuai kecaman dari banyak pengguna media sosial.

Pagi ini, tagar #RIPJKRowling menjadi trending Twitter.

Itu berawal dari novel terbaru JK Rowling yang menampilkan seorang pria transgender yang mengenakan gaun dan membunuh wanita.

Mengutip mirror, penulis novel Harry Potter itu memang sedang mendapat kecaman dalam beberapa bulan terakhir ketika dia berbicara tentang masalah transgender.

Ibu Kandung Nekat Pukuli Anaknya Usia 4 Tahun hingga Patah Kaki, Sempat Dihantam Pakai Piring

Ade Firman Hakim Meninggal Dunia Diduga Covid-19, Sempat Pegang HP dan WA

Postingan Ustaz Abdul Somad Soal Syekh Ali Jaber Jadi Sorotan, Isinya Mengejutkan

Novel terbarunya Troubled Blood, ditulis dengan nama samaran Robert Galbraith, adalah yang terbaru dalam seri detektif Cormoran Strike-nya.

Sebuah review dari novel di The Telegraph oleh Jake Kerridge menjadi viral karena menggambarkan plot dan tema dari acara kriminal terbaru.

Dalam novel kedua The Silkworm, JK Rowling menggambarkan karakter transgender itu sebagai orang yang tidak stabil dan agresif.

"Inti dari buku itu adalah penyelidikan kasus dingin: hilangnya GP Margot Bamborough pada tahun 1974, yang diduga menjadi korban Dennis Creed, seorang waria pembunuh berantai," tulis Telegraph dalam review novel tersebut.

"Orang bertanya-tanya apa yang akan dibuat oleh kritikus sikap Rowling tentang masalah trans terhadap sebuah buku yang tampaknya bermoral: jangan pernah memercayai pria berpakaian."

Nama asli JK Rowling yaitu Joanne Kathleen Rowling.

Ia lahir di Yate, Gloucestershire Utara, Inggris, 31 Juli 1965.

Rowling merupakan ibu tunggal yang tinggal di Edinburgh, Skotlandia.

Ia menjadi sorotan kesusasteraan internasional pada tahun 1999 saat tiga seri pertama novel remaja Harry Potter mengambil alih tiga tempat teratas dalam daftar New York Times best-seller setelah memperoleh kemenangan yang sama di Britania Raya.

Kekayaan Rowling semakin bertambah saat seri ke-4, Harry Potter dan Piala Api diterbitkan pada bulan Juli tahun 2000.

Seri karya JK Rowling ini menjadi buku paling laris penjualannya dalam sejarah. ( tribunjambi.com)

Mahfud MD Bakal Libatkan Densus 88 BIN BAIS TNI untuk Selidiki Kasus Penikaman Syekh Ali Jaber

Gegara Ditelpon Tak Direspon, Pengantar Air Galon di Makassar Tewas Usai Ditikam Pelanggannya

Tanggapan Presiden Jokowi Soal PSBB Jakarta yang Dilakukan Anies Baswedan: Ada Penekanan

Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved