Setiap Hari Ditagih Hutang, Juned Nekat Rampok Tauke Pinang, Ternyata Ada Dendam
Otak perampokan tauke pinang, Ibrahim warga Parit. 11 Rt. 04 Desa Sungai Gebar, Kecamatan Kuala Betara, didasari rasa sakit hati.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL-Otak perampokan tauke pinang, Ibrahim warga Parit. 11 Rt. 04 Desa Sungai Gebar, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat didasari rasa sakit hati.
Pelaku sempat dua kali meminjam uang kepada korban dengan alasan untuk membayar hutang, namun korban tidak pernah mau memberi.
Hal ini disampaikan langsung oleh Pelaku, Juned saat diwawancarai sejumlah media usai konferensi pers. Juned mengaku bahwa dirinya bahkan sempat meminjam uang dengan menggadaikan motornya.
"Saya minjam uang itu untuk bayar hutang saya bilang. Tapi dia bilang tidak ada uang, padahal saya tau uang dia ada. Jadi saya pikir ya udah lah saya mau gadaikan BPKB dan bawa motor saya. Kata dia (korban) ya sudah bawa saja motornya ke rumah," terangnya.
• Sakit Hati tak Dipinjami Uang, Junet Jadi Otak Perampokan Kakak Angkatnya
• Yamaha NMAX di Ruang Tamu Dicuri Maling, Pelaku Masuk dari Atas Plafon
• BREAKING NEWS Temuan Mayat Gosong Kebakaran Gang Siku, Baru Ketahuan Sehari Kemudian
Namun, diungkapkan oleh Juned, setelah dirinya membawa BPKB dan motornya ke rumah korban, bukannya mendapatkan pinjaman uang malah dirinya mendapat perkataan yang menyakiti hatinya.
"Pas saya bawain motor saya, malahan dikatanya. Motor saya ada tu, malahan lebih bagus dari kamu. Jadi dak usahlah, dak jadi. Bawa lah pulang. Kata dia (korban) ke saya kek gitu, jadi sakit hati lah saya," terangnya.
"Saya ini tiap hari ditagih-tagih untuk bayar hutang, saya dak ada uang buat bayar. Jadi pikir saya, saya curi aja ke rumah dia (korban)," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kapolres-tanjabbar-soal-perampokan.jpg)