Jasa Servis Mesin Tik Syahrial Masih Dicari, Walau Tak Seramai Dulu, Masih Bisa Jadi Ladang Rejeki
Sisi lain, pekembangan teknologi canggih akan menggerus penemuan-penemuan yang pernah ada. Satu di antaranya adalah mesin tik.
Penulis: tribunjambi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi.com/Widyoko
Syahrial Bahari (54) bersama dengan mesin tik yang ada di tokonya, Kamis (10/9/2020). Ia bersyukur, di era digital seperti sekarang ini masih banyak yang mencari jasanya.
"Harga jasa servis sebenarnya tidak jauh-jauh dari harga sekarung beras. Dulu tahun 1990an jasa saya servis itu seharga Rp 20 ribu. Lalu naik Rp 40 ribu, sampai sekarang jadi ratusan ribu," jelasnya lagi.
Dulu mesin tik di tokonya banyak sekali, dan sekarang ia jual ke tukang besi.
"Mesin tik yang besar-besar itu lumayan kalau dikiloin. Berat sekali, itu bisa sampai 30 kg. Sebelum dijual saya pilih-pilihin dulu komponen vitalnya yang masih layak dipakai. Lumayan untuk stok sparepart," tutupnya. (Tribun Jambi/Widyoko)
Berita Terkait