Jakob Oetama Meninggal Dunia
Air Mata Rosianna Silalahi Jatuh Saat Melepas Kepergian Jakob Oetama: Memang Berat, Tapi Pasti Bisa!
Rosianna Silalahi berlinang air mata saat beri penghormatan terakhir untuk Jako Oetama di Gedung Kompas Gramedia, Rabu (9/9/2020).
TRIBUNJAMBI.COM - Tangis Rosianna Silalahi pecah saat jenazah Jakob Oetama tiba di gedung Kompas, Palmerah, Rabu (9/9) Malam.
Melihat raut wajahnya, Pemimpin Redaksi Kompas TV, Rosianna Silalahi tampak sangat kehilangan sosok Jakob Oetama.
Menurut Pengakuam Rosianna Silalahi, sosok Jakob Oetama selalu mengajarkan dirinya berbagai macam hal, bukan hanya soal jurnalisme melainkan juga nilai kemanusiaan.
Bahkan Rosianna Silalahi mengaku sangat beruntung bisa kenal dengan baik sosok Jakob Oetama.
"Pak Jakob tidak hanya sekedar bapak kita, mentor kita, Pak Jakob itu mengajarkan banyak hal tentang di luar jurnalisme, yaitu soal kemanusiaan, kebudayaan dan ke Indonesiaan, jadi beruntung rasanya mereka yang bersama Pak Jakob," ujar Rosianna Silalahi saat ditemui di Gedung Kompas, Palmerah, Rabu (9/9/2020).
• Diam-diam Dory Harsa Rela Pindah Agama demi Menikahi Nella Kharisma? Netizen Kecewa: Sayang Banget!
• Katalog Promo Alfamart & Indomaret sampai 15 September - Susu, Snack, Keutuhan Rumah, Personal Care
• VIRAL, Anak Baru Lahir di Medan Lahir 9 September 2020 Diberi Nama Jakob Oetama
• Ucapan Duka Cita Presiden Jokowi Atas Wafatnya Jakob Oetama, Kehilangan Tokoh Bangsa
Rosianna mengatakan jika dirinya diberikan bekal ilmu yang selalu diingatnya.
Dan dirinya berpegang teguh pada pesan yang diberikan Jakob Oetama, yaitu berat tapi pasti.
"Pak Jakob itu dibilang selalu memberi bekal pengetahuan, buat saya di Kompas TV, saya merasa beruntung karena meski saya masuk di usia-usia Pak Jakob yang sudah mulai sepuh, saya beberapa kali dipanggil untuk bertanya seputar Kompas TV dan saya selalu ingat pesan Pak Jakob bahwa memang berat tapi pasti bisa," ungkap Rosi.
Rosianna Silalahi berlinang air mata saat beri penghormatan terakhir untuk Jako Oetama di Gedung Kompas Gramedia, Rabu (9/9/2020).
"Dan buat saya, itu pegangan saya setiap kali berada di persoalan saya ingat pesan Pak Jakob."
"Menurut saya itu juga doa Pak Jakob untuk saya, yaitu pasti bisa," tutur Rosianna Silalahi.
Sebelum akhirnya wafat, Jakob Oetama telah mewujudkan segala mimpinya untuk memiliki platform media yang lengkap dengan mendirikan Kompas TV.
"Semua tulisan Pak Jakob berkesan, dan keberadaan Kompas TV juga termasuk keinginan Pak Jakob untuk bisa punya paltform TV sehingga Kompas Media itu lengkap multi platformnya."
"Memang harapan Pak Jakob ingin punya televisi," ujar Rosianna Silalahi.
Sayangnya, nanti pada ulang tahun Kompas TV, sudah tidak bisa lagi dirayakan bersama Jakob Oetama.
"Bertempatan pada ulang tahun Kompas TV jadi nggak jadi, kita akhirnya mendoakan Pak Jakob," ucap Rosianna Silalahi.
"Kami semua berduka," pungkasnya.
(*)