Jadi Muslimah Enterpreneur Bisa Sukses?
Disini kita akan membahas mengenai suksesnya seseorang dalam berwirausaha, terlebih seorang muslimah enterpreneur.
Muslimah Enterpreneur? Sukses? : Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Jambi
KESUKSESAN tentu menjadi tujuan hidup bagi sebagian besar orang.
Dapat kita lihat, bahwa dengan berusaha untuk mencapai tujuan akan mengantarkan seseorang kepada kesuksesan.
Disini kita akan membahas mengenai suksesnya seseorang dalam berwirausaha, terlebih seorang muslimah enterpreneur.
Walaupun saat ini cara pandang manusia sudah lebih luas dan terbuka. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa sebagai seorang wanita tetap saja ada batasan-batasan tertentu maupun cara pandang orang lain yang berbeda terhadap dirinya.
Lantas, apakah hal ini dapat menghalangi seorang muslimah dalam berwirausaha?
Tentu tidak. Seorang enterpreneur muslim sejati adalah mereka yang memiliki tujuan yang jelas pada apa yang akan mereka perbuat.
Hal ini tentu didukung dengan karakter yang dimiliki seorang muslimah enterpreneur dimana kita harus produktif dalam mengeluarkan uang yang kita miliki hingga nantinya menghasilkan sesuatu yang baik, tidak lupa pula selalu memiliki keinginan untuk terus belajar dan memotivasi diri dalam mencari informasi demi kepentingan pribadi maupun usaha.
Dengan ini nantinya kita akan dapat membantu orang lain, dimana ini merupakan salah satu tujuan islamic enterpreneurship yakni membangkitkan kemaslahatan umat.
Lalu, apabila nantinya Allah SWT memberikan rezekinya melalui usaha yang kita geluti, selalu ingat bahwa di setiap rezeki yang kita terima pasti ada rezeki orang lain di dalamnya, yang artinya kita harus selalu bersedekah dan berbagi.
Dimana, bersedekah diwaktu sulit saja lebih dianjurkan, apa lagi di saat kita diberi kenikmatan oleh Allah SWT.
Menjadi seorang muslimah enterpreneur tentunya bukan hal yang gampang, banyak sekali tanggung jawab lain yang harus dilakukan.
Apabila seorang muslimah entepreneur adalah seorang Ibu Rumah Tangga, maka ia memiliki tanggung jawab terhadap keluarganya.
Apabila, seorang muslimah enterpreneur berasal dari kawula muda, maka ia punya tanggung jawab terhadap pendidikan, orang tua, dan masa depannya.
Di Indonesia, ada sebuah organisasi yang mewadahi dan mengawal perkembangan para muslimah enterpreneur, yakni IPEMI atau singkatan dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia.
Organisasi sosial kemasyarakatan ini diketuai oleh Ibu Ingrid Kansil selaku ketua umum. Dimana, IPEMI saat ini sudah tersebar di seluruh provinsi se-Indonesia hingga memiliki kurang lebih berjumlah 5,1 juta anggota.
IPEMI (Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia) bertujuan untuk membangkitkan ekonomi rumah tangga dengan moto “Satu niat untuk berkah bersama”.
Dengan bahu-membahu dan saling membantu sesama muslimah entrepreneur inilah yang nantinya diharapkan dapat membangkitkan perekonomian umat islam yang ada di Indonesia.
Untuk di Provinsi Jambi sendiri, IPEMI diketuai oleh Ibu Hidayati Zainuddin atau yang lebih sering disapa Ummi Ida.
Ummi Ida sendiri memiliki usaha di bidang travel yakni Khairul Umam serta usaha di bidang kuliner berupa makanan-makanan khas Timur Tengah.
Dengan ratusan jumlah anggota dan 134 usaha yang terdaftar di Jambi. Jangkauan usaha yang ada di IPEMI sangat besar dan luas.
Dimana, usaha-usaha ini bergerak di berbagai bidang. Dimulai dari industri makanan dan minuman, olahan pangan, dan home industri. Industri perdagangan, atau semua usaha yang bukan produksi sendiri / buatan pabrik.
Lalu, bidang industri Jasa dan Pariwisata (travel, kursus, penyewaan kostum, pariwisata, dll). Hingga bidang perikanan dan agraris, serta usaha yang mencakup pertanian.
Dengan banyaknya usaha ini, membuktikan bahwa seorang muslimah tentu dapat menjadi enterpreneur yang sukses.
Untuk IPEMI Jambi, anggotanya yang memiliki usaha dengan profit yang besar. Yakni, ada Cake By Nadia, Pempek Sibu, Nekno Coffee, Soraya Batik, dan Songket Susi. Ini hanya sebagian usaha diluar banyaknya usaha yang di lakukan oleh anggota-anggota IPEMI.
Soraya Batik dan Songket Susi salah satu jenis usaha yang dijalani oleh anggota IPEMI yakni seorang Muslimah entrepreneur, yang hingga saat ini memiliki pangsa pasar yang luas. Karena sudah menjangkau seluruh Indonesia hingga luar negeri.
Lebih mengharukannya lagi produk yang dijual adalah produk yang mencerminkan daerah Jambi. Keduanya sama-sama dijalankan oleh Ibu Rumah Tangga.
Lain halnya dengan Cake By Nadia, dimana usaha kuliner desert satu ini dimiliki oleh seorang mahasiswi yang bernama Nadia Indah Pratiwi.
Dia sendiri adalah salah satu anggota termuda di IPEMI. Namun, jangan salah, Cake By Nadia merupakan usaha yang memiliki profit terbesar di IPEMI Jambi dengan omset kurang lebih enam digit perharinya.
Untuk situasi saat ini, seperti yang sudah dijelaskan oleh ketua IPEMI Jambi yaitu Ummi Ida yang ditemui pada sabtu (5/09/2020) bahwa untuk omset saat ini memang menurun.
Namun, produk-produk oleh Muslimah entrepreneur ini masih bisa eksis dan mereka masih bisa untuk berjualan. Seperti pempek dan dodol duren yang masih dikirim ke Pekan Baru dan lain sebagainya.
IPEMI Jambi hingga saat ini sudah memiliki banyak sekali kegiatan. Seperti, silahturahmi nasional, seminar, talkshow sosialisasi, rumah ilmu, dan tausiah, yang bertujuan untuk mempererat jalinan antar anggota serta menambah pengetahuan dan bimbingan.
Tidak lupa pula, kegiatan berbagi dan bersedekah yang selalu rutin dilakukan. Selain itu, IPEMI juga mengadakan food photography, hingga duta Muslimah Preneur yang diadakan setiap tahunnya. IPEMI juga turut serta dalam kegiatan bedah buku Nadjmi Bersama Ust. Abdul Somad yang baaru-baru ini diadakan di Ballroom Ratu Convetion Center.
Disamping itu, semua yang menjadi anggota IPEMI tidak hanya usaha-usaha yang sudah memiliki nama ataupun beromset besar saja. Masih banyak juga, usaha-usaha yang merintis dari kecil. Karena, kesuksesan itu adalah sebuah proses.
Maka, IPEMI membantu untuk saling meningkatkan kinerja masing-masing dengan jalinan silahturahmi yang erat.
Dengan adanya IPEMI ini, semoga dapat mendorong bagi tiap generasi baik yang tua maupun muda untuk selalu mengejar mimpi untuk mencapai kesuksesan yang sesuai dengan ajaran ajaran islam, terkhususnya menanamkan jiwa entrepreneur pada pribadi masing-masing
Mungkin kita sadar, bahwa tantangan awal untuk memulai berwirausaha itu adalah lingkungan serta dorongan dari keluarga. Sebagian besar orang Indonesia hingga saat ini menganggap bahwa pekerjaan itu adalah mereka yang berseragam, mereka yang jam kerjanya teratur, serta hal-hal sistematis lainnya. Hal ini, tentu membuat pemikiran untuk berwirausaha dapat terhalang.
Misalnya, pada generasi muda yang sedang mengenyam pendidikan. Tentu saja pendidikan adalah hal yang utama, agar kita memiliki bekal ilmu untuk menjalani hidup. Namun, lantas apakah hal ini yang mempersempit target kesuksesan kita dalam suatu profesi tertentu? Sekali lagi, tentu tidak.
Diluar itu, dalam kalangan apapun. Seseorang dapat memulai usaha asalkan ia tidak mengesampingkan pendidikannya. '
Baik itu ingin dikejar setelah usahanya berhasil, maupun sembari berwirausaha, karna keduanya bisa sejalan. Disini, kitaa harus memperluas pemikiran tidak selalu yang disebut berkarir itu adalah mereka yang bekerja di balik meja, dengan jam-jam tertentu. Namun, lebih luas dari itu.
Oleh karna itu, mindset Islamic Enterpreneurship harus ditanamkan untuk setiap kalangan. Tidak masalah, profesi apapun yang kita kejar dan jalani.
Berwirausaha selalu bisa dilakukan, karena seorang entrepreneur tentu lebih mudah dan fleksibel dalam mengatur waktu.
Karena generasi sekarang ini adalah orang-orang yang kreatif, hanya tinggal merubah mindset menjadi lebih luas.
Biodata Penulis
Nama : Dina Fidella Putri
NIM : 501180047
Kelas 5B Jurusan Ekonomi Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
• VIDEO Siapa Sebenarnya Jakob Oetama Sosok Wartawan yang Dimakamkan di Makam Pahlawan
• Gubernur Khofifah Beri Sanksi Bupati Jember tak Digaji 6 Bulan, Ternyata Ini Kesalahan Faida!
• Sempat Anjlok Akibat Covid-19, Daya Beli Masyarakat di Jambi Kini Kembali Normal
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/dina-fidella-putri-penulis-artikel-bersama-ketua-ipemi-jambi-ibu-hidayati-zainuddin.jpg)