Breaking News:

Berita Sarolangun

Bawaslu Sarolangun Minta Pihak Dukcapil Jemput Bola Perekaman e-KTP

Target temuan itu ada pada pemilih pemula yang belum genap 17 tahun tetapi sudah menikah (menikah dini) dan pemilih yang pindah.

Tribunjambi/wahyu
perekaman e-KTP di Dukcapil Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Bawaslu Sarolangun masih melakukan pemantauan pada hasil pencoklitan yang dilakukan oleh KPU.

Target temuan itu ada pada pemilih pemula yang belum genap 17 tahun tetapi sudah menikah (menikah dini) dan pemilih yang pindah.

Kemudian, TNI dan Polri yang tidak mempunyai hak pilih, tentu ada yang sudah pensiun dan sudah mempunyai hak pilih ketika tidak aktif lagi menjadi anggota.

VIDEO Sungai di Spanyol Ini Dianggap Mirip Seperti Kehidupan di Mars

Begini Potret Kemesraan Iqbaal Ramadhan dan Zidny Lathifa Dalam Sebuah Acara Kondangan

72 Ribu Pekerja di Jambi Diusulkan Mendapat Subsidi Gaji dari Pemerintah, Sudah Ada yang Cair

Kemudian lulusan SMA tahun 2019 dan 2020 yang belum genap 17 tahun ada yang mengikuti tes TNI, Polri dan warga yang meninggal dunia.

Menyikapi hal ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak KPU dan Dukcapil Sarolangun agar mensinkronkan data pemilih.

Dan disamping itu, pihaknya sudah menyurati dukcalil agar segera jemput bola dalam melakukan perekaman.

Sebab dalam pemilihan nanti, syarat utama tersebut warga harus mempunyai e-KTP.

"Kami sudah menyurati KPU dan Dukcapil mengenai data kependudukan di Sarolangun. Bagaiaman dukcapil menindak lanjuti yang belum melakukan perkeman KTP. Dalam Undang-Undang jelas bahwa syarat untuk masuk DPT atau menjadi pemilih adalah KTP, Suket atau KK," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved