Begini Mekanisme Pemilihan Ketua Koni Provinsi Jambi Periode 2020-2024

Engkos Kosasih, sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Koni Provinsi Jambi mengatakan, mekanisme pencalonan sudah disepakati sejak tahun

Penulis: tribunjambi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Ilustrasi pengangkatan pengurus Koni 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Masa jabatan Ketua Koni Provinsi Jambi akan habis pada Desember 2020 ini. Untuk mendaftar menjadi calon ketua, ada beberapa tahapan yang harus dilalui.

Engkos Kosasih, sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Koni Provinsi Jambi mengatakan, mekanisme pencalonan sudah disepakati sejak tahun 2019. Ini dibahas saat rapat anggota tahunan pada 2019.

Dari rapat ini, ditentukan pembentukan TPP yang beranggotakan lima orang. Tim ini terdiri dari dua perwakilan cabang olahraga (cabor), satu perwakilan koni kabupaten/kota, dan dua perwakilan koni provinsi.

Dampak Covid-19, Kos-kosan Sekitar Unja Mendalo Sepi Penguhuni

Rilis BMKG, Diprediksi 9 Wilayah Di Indonesia Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang

Ini Profil Andi Irfan Jaya, Tersangka Baru Dalam Kasus Suap Djoko Tjandra Terhadap Jaksa Pinangki

"Perwakilan cabor kali ini dari tarung derajat dan catur. Kemudian untuk perwakilan koni kabupaten itu dari Kota Jambi. Sisanya dari koni provinsi dua orang yang langsung ditunjuk oleh ketua umum koni," jelasnya kepada Tribun Jambi lewat saluran telepon, Kamis (3/9/2020) sore.

Kang Engkos, nama sapaan Ketua TPP Koni Provinsi Jambi mengatakan, kegiatan ini ada beberapa tahapan. Pertama adalah tahapan pendaftaran.

Kemudian tahapan pengumpulan administrasi yang telah ditentukan. Lalu terakhir syarat minimal dukungan dari pemilik suara.

Untuk tahapan pendaftaran sudah dilakukan dan ditutup pada 23 Agustus lalu.

Kemudian menghasilkan nama-nama calon antara lain Indra Armendaris, ketua koni provinsi yang sedang menjabat saat ini.

Lalu A S Budianto, mantan ketua koni propinsi sebelumnya. Selanjutnya Budi Setiawan, ketua Koni Kota Jambi. Terakhir Rahman yang pernah menjabat ketua koni kota.

"Saat ini para calon sedang di tahapan mencari dukungan dari pemilik suara. Syaratnya adalah, minimal mereka harus mampu mendapat 10 dukungan hingga 31 Oktober. Ini meliputi delapan cabor yang ada di provinsi, dari total 49 cabor. Kemudian dua perwakilan koni di kabupaten atau kota, dari total 11 cabang di Provinsi Jambi. Jadi ada 10 suara yang harus dikumpulkan calon agar bisa lolos ke musyawarah olahraga provinsi (musorprov)," ujarnya.

Ia juga mengatakan, waktu yang diberikan lebih lama. Ini mengingat ada empat orang calon yang mendaftar.

Pasti akan lebih banyak membutuhkan waktu untuk mengumpulkan dukungan serta menghubungi koni di kabupaten/kota.

Kemudian setelah tahapan ini, akan dilaksanakan musyawarah olahraga provinsi (musorprov) di bulan Desember. Untuk tanggal pastinya belum ditentukan.

"Musorprov pastinya dilaksanakan setelah pilkada. Untuk tanggal pastinya ke depan akan kita bahas lagi. Untuk hasil siapa yang menjadi ketua selanjutnya akan ada di musorprov Desember nanti," katanya. (Tribun Jambi/Widyoko)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved