Update Corona di Jambi
Dampak Covid-19, Kos-kosan Sekitar Unja Mendalo Sepi Penguhuni
Anggi Pernama (30), pemilik kosan 26 kamar dengan 3 lantai tersebut terpaksa berlapang dada.
Penulis: tribunjambi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sudah hampir 5 bulan pemilik kos-kosan ataupun kontrakan di Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, tepatnya di Perumahan Puri Masurai I, Jalan Kemajuan, Unja Mendalo sepi.
Ini akibat pandemi Covid-19 yang melanda sejak beberapa waktu lalu.
Anggi Pernama (30), pemilik kosan 26 kamar dengan 3 lantai tersebut terpaksa berlapang dada.
• Ini Profil Andi Irfan Jaya, Tersangka Baru Dalam Kasus Suap Djoko Tjandra Terhadap Jaksa Pinangki
• Pengamat Sebut Kecil Kemungkinan Petahana Melawan Kotak Kosong di Pilkada Bungo
• Nadya Mustika Pamer Kabar Bahagia, Rizki DA Asyik Bahas Duda Keren Bareng Iis Dahlia dan Kembarannya
Pasalnya kos-kosan yang ia miliki hanya berisi enam kamar saja semenjak para mahasiswa kuliah daring.
"Sebelum pandemi terisi 16 kamar, saat mendemi datang makin hari penghuni kos-kosan meninggalkan kosannya namun barang-barang masih ada di kosannya di pertengahan tahun mereka keluar dan menghentikan kontrakan saya" kata Anggi Purnama saat ditemui, Kamis (3/9/2020).
Anggi menambahkan, harga satu kamar kosannya selama satu tahun Rp 4 juta, tidak termasuk air dan listrik.
Tidak berbeda dengan Tria Mustilawati, ia juga memiliki kos-kosan atau kontrakan di kawasan Desa Mendalo Indah di dekat UIN STS Jambi. Kini kosannya hampir kosong.
Kosan 5 kamar dan 2 bedeng, sekarang hanya ditunggu satu penghuni saja.
"Pembayaran diringankan itu banyak tunggakan, karna anak kosan juga banyak orang yang tidak mampu. Karna covid juga ekonomi belum stabil," katanya Kamis (3/9/2020). (Tribun Jambi/Rifani)