Pilkada di Bungo
Pengamat Sebut Kecil Kemungkinan Petahana Melawan Kotak Kosong di Pilkada Bungo
Menurut Dr Auri Adham Putro, Dosen FISIP Universitas Muara Bungo dan STIA Setih Setio Muara Bungo mengatakan bahwa calon kepala daerah dari petahana a
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Pengamat politik Pilkada Bungo menyebut, kecil kemungkinan petahana bertarung melawan kotak kosong.
Menurut Dr Auri Adham Putro, Dosen FISIP Universitas Muara Bungo dan STIA Setih Setio Muara Bungo mengatakan bahwa calon kepala daerah dari petahana akan terus menambah dukungan partai.
Namun menurutnya, tidak akan mengambil semua partai yang tersisa. Sebab perlunya membuka peluang bagi kompetitor.
• Nadya Mustika Pamer Kabar Bahagia, Rizki DA Asyik Bahas Duda Keren Bareng Iis Dahlia dan Kembarannya
• Pasien Covid-19 Sembuh Bertambah 1 Orang, Asal dari Kabupaten Sarolangun
• 10 Program Studiu di Universitas Jambi akan Ikut Akreditasi Internasional
"Kecil kemungkinan hal itu, dalam perhelatan pesta demokrasi ini semua komponen, sipil society dalam kehidupan membutuhkan suasana terjadinya kompetisi, artinya ada lawan dan bukan kotak kosong," ujarnya, Kamis (3/9/2020)
Dijelaskannya, bahwa kotak kosong bukan lawan tersebut merupakan implikasi atau dampak dari suara masyarakat yang tidak memiliki keterwakilan.
Sehingga saat ini yang dilakukan Hamas hanya memperkuat dukungan dari partai politik, bukan menjegal kompetitor.
Namun demikian, dia mengatakan bahwa dukungan tersebut bertujuan untuk berjalannya mesin politik bekerja optimal memenangkan calon yang diusung.
Dia menegaskan bahwa pertarungan pada pesta demokrasi bukan semata mata tentang pertarungan partai politik saja.
Sehingga dengan banyaknya dukungan partai politik tidak dapat dijadikan sebagai penentu kemenangan.
"Bukan semata mata pertarungan politik, tapi juga pertarungan individu yang sangat dipengaruhi kompetensi dan elektabilitas," ujarnya.
Dia menilai bahwa partai PKB, Hanura dan Perindo berpeluang mendukung pasangan lain sebagai kompetitor bagi petahana.
Sementara partai lainnya akan menentukan sikap dukungan kepada bakal calon yang diusung.
Dia menilai, jika dilihat dari kedekatan bahwa partai Gerindra memiliki hubungan dengan Hamas.
Sementara partai Demokrat lebih condong ke pasangan Sudirman Zaini dan Erick Muhammad Enrizal.
Sehingga demikian, dia mengatakan untuk Pilkada Bungo sangat kecil kemungkinan Hamas Apri bertarung dengan kotak kosong.