Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Jack Miller Sebut Maverick Vinales Seperti Ular, Ini Alasannya

ejak musim 2019, tayangan MotoGP juga memperlihatkan data detak jantung para pembalap secara live.

Tayang:
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
(MOTOGP.COM)
Pebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales, menunggu di paddock pada hari kedua GP Argentinoa di Autodromo Termas de Rio Hondo, Sabtu (8/4/2017). 
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha Maverick Vinales memiliki angka detak jantung yang jauh lebih rendah daripada pembalap MotoGP lainnya.
Sejak musim 2019, tayangan MotoGP juga memperlihatkan data detak jantung para pembalap secara live.

Dilansir dari Crash.net, detak jantung Maverick Vinales ketika sedang santai sekitar 40 bpm (beat per minute atau denyut per menit).

KALA Kopassus Nyamar Jadi Mahasiswa saat Jalani Misi di TimTim, Dijuluki The Blue Jeans Soldiers

Jadwal Liga Italia musim 2020/2021 Telah Dirillis, Pekan Ke Dua AS Roma Vs Juventus

Begini Perbandingan Militer China Vs India Jika Benar-benar Terjadi Perang, Jauh Berbeda?

Angka ini berbeda jauh dari para pembalap MotoGP lainnya.

Pada MotoGP Styria lalu, angka detak jantung Vinales dibandingkan dengan milik pembalap Pramac Racing, Jack Miller.

 

Maverick Vinales pada sesi latihan bebas kedua di MotoGP Styria, 21 Agustus 2020
Maverick Vinales pada sesi latihan bebas kedua di MotoGP Styria, 21 Agustus 2020 (JOE KLAMAR / AFP)

Saat membalap, angka detak jantung Vinales 122 bpm, sedangkan Miller 162.

Miller kemudian berkomentar dengan nada bercanda mengenai perbedaan yang jauh ini.

"Aku tak tahu Vinales ini apa, seekor ular atau semacamnya, atau jantungnya tak bekerja!" kata Miller.

"Aku baru saja melihat membuat perbandingan dan aku mencapai 160 dan Vinales 120-an.

Dia bahkan meyakini bahwa angka itu belum yang tertinggi ketika dia membalap.

"Aku tak pernah mencapai 200-an, kupikir angka tertinggi yang kucapai dalam tes, ini tiga tahun lalu, adalah 199. Jika aku sedang berlatih di atas sepeda, angkanya 175-180. Kupikir yang tertinggi yang pernah kucapai di atas sepeda adalah 188."

Lalu, ketika membalap di MotoGP, kapan angka detak jantung Miller berada di titik tertinggi?

"Aku pikir pada start balapan, saat lampu menyala, akan menjadi yang tertinggi bagiku," kata dia.

Dia mengatakan angkanya bisa naik ketika sedang bertarung pada lap-lap awal.

Ketika sedang berada di atas motorcross, angkanya sekitar 172.

"Vinales seperti 'ular'. Jantungnya tidak bekerja dengan cara yang sama seperti jantungku."

MotoGP tidak memperlihatkan detak jantung Vinales ketika remnya rusak selama membalap.

Namun, dia terlihat sangat tenang ketika terpaksa harus melompat dari motornya yang saat itu melaju 230 km/jam.

Vinales jelaskan soal insiden rem blong

Vinales mengalami insiden rem motor blong pada MotoGP Styria 2020, Minggu (23/8/2020).

Pada MotoGP Styria, Maverick Vinales memulai balapan dari posisi keenam.

Namun, pada lap awal, Maverick Vinales disalip pembalap Ducati, Andrea Dovizioso, dan kemudian melorot di posisi ke-10 pada lap ke-10.

Saat itu, Maverick Vinales mulai kehilangan tekanan remnya.

Masalah itu tampak teratasi dengan sendirinya sebelum kembali memburuk.

Pembalap Spanyol itu mengangkat tangan pada lap ke-13 untuk memberi tahu bahwa ada masalah.

Pada lap ke-17 saat akan memasuki Tikungan 1, rem depannya "meledak".

Dia memilih opsi "paling aman", yakni melompat dari motor YZR-M1.

Motor itu kemudian menabrak pembatas dan terbakar, dan bendera merah dikibarkan.

Rekan setim Valentino Rossi itu buka suara mengenai insiden yang dialaminya di Red Bull Ring.

"Aku cukup cepat, aku merasa fantastis pada lap-lap awal, aku menekan Dovi, tetapi karena kami tidak memiliki top speed, kamu dapat melihatku tak bisa menyalip," kata Vinales.

"Aku menyalip sekali dan berkata 'oke, sekarang aku nisa melaju di depan', tetapi dia dia menyalipku di lintasan lurus dengan sangat mudah."

"Aku hanya menunggu untuk mendapat waktu, tetapi kemudian aku mulai kehilangan tekanan rem depan, aku sekali keluar [dari lintasan]."

Vinales mengatakan dirinya membuat tiga lap time yang sangat lambat, 1 menit 26 detik, kemudian bisa mencapai 1 menit 24 detik.

Remnya kemudian tidak bekerja dan Quartararo, Valentino, dan Petrucci menyalipnya.

"Tiba-tiba remnya menjadi baik. Jadi, aku bisa mendapat 1 menit 22 detik, rata-rata 1 menit 24 detik," katanya.

Namun, dia mengatakan pada saat memasuki Tikungan 1 remnya meledak dan tak bisa melakukan apa pun.

Vinales mengaku ini kali pertama dia mendapat masalah rem selama kariernya di MotoGP.

"Mungkin [tekanan remnya] sedikit menurun."

"Aku memainkan tuas [untuk mengaturnya], tetapi aku harus mengaturnya di tikungan demi tikungan sehingga aku tak bisa melakukan apa pun."

25 Klub Ikuti Kejuaraan Voli Gubernur Cup Usia 19 Tahun

Mata Najwa Malam Ini, Bahas Soal Hukuman Suka-suka, Soroti Kasus Ini, Link Live Streaming Trans 7

Sempat Mangkrak, Kantor Bupati Kerinci di Bukit Tengah akan Direnovasi, Tahun Depan Bisa Ditempati

Meski Sirkuit Red Bull Ring terkena dengan zona hard braking-nya, Vinales merasa ini bukan penyebab remnya blong.

Sumber : https://www.tribunnewswiki.com/2020/09/02/punya-angka-detak-jantung-rendah-maverick-vinales-disebut-ular-oleh-jack-miller?page=all

Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved