Dilansir dari Crash.net, detak jantung Maverick Vinales ketika sedang santai sekitar 40 bpm (beat per minute atau denyut per menit).
• KALA Kopassus Nyamar Jadi Mahasiswa saat Jalani Misi di TimTim, Dijuluki The Blue Jeans Soldiers
• Jadwal Liga Italia musim 2020/2021 Telah Dirillis, Pekan Ke Dua AS Roma Vs Juventus
• Begini Perbandingan Militer China Vs India Jika Benar-benar Terjadi Perang, Jauh Berbeda?
Angka ini berbeda jauh dari para pembalap MotoGP lainnya.
Pada MotoGP Styria lalu, angka detak jantung Vinales dibandingkan dengan milik pembalap Pramac Racing, Jack Miller.
Saat membalap, angka detak jantung Vinales 122 bpm, sedangkan Miller 162.
Miller kemudian berkomentar dengan nada bercanda mengenai perbedaan yang jauh ini.
"Aku tak tahu Vinales ini apa, seekor ular atau semacamnya, atau jantungnya tak bekerja!" kata Miller.
"Aku baru saja melihat membuat perbandingan dan aku mencapai 160 dan Vinales 120-an.
Dia bahkan meyakini bahwa angka itu belum yang tertinggi ketika dia membalap.
"Aku tak pernah mencapai 200-an, kupikir angka tertinggi yang kucapai dalam tes, ini tiga tahun lalu, adalah 199. Jika aku sedang berlatih di atas sepeda, angkanya 175-180. Kupikir yang tertinggi yang pernah kucapai di atas sepeda adalah 188."
Lalu, ketika membalap di MotoGP, kapan angka detak jantung Miller berada di titik tertinggi?
"Aku pikir pada start balapan, saat lampu menyala, akan menjadi yang tertinggi bagiku," kata dia.
Dia mengatakan angkanya bisa naik ketika sedang bertarung pada lap-lap awal.
Ketika sedang berada di atas motorcross, angkanya sekitar 172.
"Vinales seperti 'ular'. Jantungnya tidak bekerja dengan cara yang sama seperti jantungku."
MotoGP tidak memperlihatkan detak jantung Vinales ketika remnya rusak selama membalap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/10042017_vinales_20170410_155823.jpg)