Breaking News:

Target Pendapatan Pemprov Jambi Turun Akibat Covid-19, Gubernur Sampaikan Nota Pengantar APBDP 2020

Gubernur Jambi H.Fachrori Umar menyampaikan nota pengantar Perubahan APBD 2020 dalam rapat Paripurna di gedung DPRD Provinsi Jambi Senin (31/8/2020).

Tribunjambi/Zulkifli
Suasana jelang rapat Paripurna di gedung DPRD Provinsi Jambi Senin (31/8/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Gubernur Jambi H.Fachrori Umar menyampaikan nota pengantar Perubahan APBD 2020 dalam rapat Paripurna di gedung DPRD Provinsi Jambi Senin (31/8/2020).

Fachrori mengatakan, Covid-19 menimbulkan dampak yang sangat besar, terkontraksinya perekonomian daerah, nasional, bahkan dunia, sehingga Pemerintah Provinsi Jambi harus menghitung ulang target-target makro daerah dan pendapatan daerah.

Pada Rancangan KUPA Tahun Anggaran 2020, penurunan target pendapatan daerah Rp501,881 miliar atau turun 10,69 persen.

Penurunan juga terjadi pada pendapatan yang bersumber dari Dana Transfer Pemerintah Pusat berupa Dana Perimbangan untuk Pemerintah Provinsi Jambi yang berkurang sebesar 7,17 persen dari target semula sebesar Rp3,15 triliun menjadi Rp2,799 triliun.

PT.Datascrip Sediakan Website E-commerce Datascripmall.id

VIDEO Warga Sekernan Temukan Buaya Mengambang di Sungai Batanghari

“Sedangkan komponen pendapatan dari Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah mengalami peningkatan sejumlah Rp3,005 miliar atau sebesar 23,54 persen,” akunya.

Fachrori menjelaskan, pada alokasi belanja daerah terjadi penurunan sebesar Rp643,067 miliar atau sebesar 12,26 persen dari alokasi belanja pada APBD Murni 2020, yang terdiri dari peningkatan belanja tidak langsung sebesar 0,82 persen yang didominasi oleh peningkatan belanja tidak langsung yang dilakukan pada saat re-focusing anggaran untuk penanganan dampak Covid-19. “Sedangkan belanja langsung menurun sebesar 29,44 persen,” katanya.

Untuk pembiayaan, lanjut Fachrori, dilakukan penyesuaian Silpa tahun anggaran sebelumnya berdasarkan audit BPK menjadi 422,155 miliar atau turun sebesar 23,36 persen dari target Silpa yang ditetapkan pada APBD Murni 2020.

Selain menyampaikan nota pengantar, APBD P Gubernur juga menyampaikan lima RAnperda yang akan segera dibahas dengan DPRD. Ranperda itu yakni, Ranperda tentang Cadangan Pangan, Ranperda tentang Pengangkutan Batubara di Provinsi Jambi, Ranperda tentang Perubahan Atas PERDA Provinsi Jambi Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jambi, Ranperda tentang Perubahan PERDA Provinsi Jambi Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah, Ranperda tentang Pencabutan PERDA Nomor 4 Tahun 2014 tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempergunakan Tenaga Asing.

Sementara itu Pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang memimpin rapat paripurna Rocky Candra mengatakan, pihaknya akan membahas nota pengantar ini di rapat komisi dan banggar yang nantinya akan diperoleh ketetapan. ”Nanti tentu akan banyak anggaran tergeser dan didalam ini juga ada anggaran refocusing penanganan Covid-19 yang harus disahkan, nanti akan kami bahas,” jelasnya.

Datascrip e-Expo 2020 Dukung Pelaku Bisnis di Tengah Pandemi

VIDEO Hiu Tutul 9 Meter Mati Terdampar di Pantai Jember, Warga Asyik Injak Kepalanya untuk Selfie

Sementara untuk dan lima ranperda inisiatif dari Pemprov Jambi, Rocky mengatakan akan mempelajarinya. “Nanti Bapemperda akan mengkaji, agar Ranperda ini bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Jambi,” ujar Rocky.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved