Breaking News:

Pilkada di Jambi

RSUD Raden Mattaher Jambi Siap Uji Swab Seluruh Kandidat Cakada

RSUD Raden Mattaher Jambi siap melakukan uji swab seluruh calon kepala daerah se Provinsi Jambi.

Tribun Jambi/Zulkifli
RSUD Raden Mattaher Jambi/ 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- RSUD Raden Mattaher Jambi siap melakukan uji swab seluruh calon kepala daerah se Provinsi Jambi.

Pihak KPU Provinsi Jambi menegaskan akan melakukan uji swab kepada seluruh bakal calon kepala daerah mulai dari Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan wakil Bupati, Walikota dan wakil walikota.

Uji swab itu sendiri dilakukan sebelum bakal calon kepala daerah ini melakukan pemeriksaan kesehatan.

M Subhan, ketua KPU Provinsi Jambi ketika dikonfirmasi mengatakan jika uji swab bagi Cakada akan dilakukan selama dua hari.

"Direncanakan uji swab dilakukan mulai 1-2 September 2020 di RSUD Rd Mattaher Jambi," kata M Subhan, Senin (31/8/2020).

Didukung Partai Golkar di Pilkada Tanjabbar, M Amin Resmi Jadi Kader Golkar

Fadhil Arief Pamit, Ini yang Dikatakan Bupati Masnah hingga Buat Matanya Merah Menahan Tangis

Untuk uji swab itu sendiri dilakukan kerjasama dengan pihak RSUD Raden Mattaher Jambi. Dan pihak RSUD Raden Mattaher telah menyanggupi pelaksanaan tersebut.

Lantas terkait biaya bagi Cakada yang melakukan uji swab ditanggung oleh masing-masing. Pihak KPU hanya menanggung biaya pemeriksaan kesehatan nantinya.

"Uji Swab itu biaya mandiri dari masing-masing Cakada," terang M Subhan.

Sementara itu, dr.Salahuddin, bagian kerjasama RSUD Raden Mattaher Jambi ketika di konfirmasi Tribun mengakui pihaknya siap melaksanakan uji swab.

"Pelayanan kami selalu siap melakukan uji swab bagi calon kepala daerah," terang dr.Salahuddin.

Untuk pelayanan uji swab itu sendiri diakuinya akan dilakukan oleh petugas khusus. Bukan petugas rumah sakit umumnya.

"Uji swab ini ada tim khususnya. Dan ada beberapa ruangan yang telah kita siapkan,"katanya.

Hasil dari uji swab itu sendiri akan diketahui hasilnya dalam 1x24 jam.

dr.Salahuddin sendiri mengatakan jika uji swab tersebut untuk mengambil sampel lendir yang ada dari Cakada. Pengambilannya sendiri melalui saluran pernapasan atau hidung.

"Tidak lama. Hanya 1 menit. Itu bergantung bagaimana pihak tersebut mengikuti arahan dari petugas nantinya," katanya. (Hendri Dunan Naris)

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved