Berita Internasional
India Disebut Akan Balas Dendam dan Bergabung dengan AS Untuk Melawan China, Bakal Kepung Tiongkok?
India Disebut Akan Balas Dendam dan Bergabung dengan AS Untuk Melawan China, Bakal Kepung Tiongkok?
TRIBUNJAMBI.COM - Beberapa bulan lalu, sejumlah puluhan pasukan penjaga perbatasan di lembah Galwan tewas setelah bertempur dengan pasukan China secara brutal.
Bahkan dikabarkan satu perwira juga ikut meregang nyawa di medan pertempuran.
Insiden itupun membuat seluruh penduduk India berang hingga lakukan boikot pada produk China.
• Betapa Kagetnya Wanita Ini Langsung Lemas, Temukan Suami dan Tiga Anak Perempuan di Rumah
• Viral, Bertengkar di Dalam Mobil di Tengah Jalan, Suami Tendang Istri Sampai Jatuh ke Aspal
• Ketahuan Saling Unfollow IG Dengan Sang Pacar Anak Iis Dahlia, Lutfi Agizal: Lebih Baik Close Dulu
Kini pasca bentrokan dengan China di kawasan lembah Galwan tersebut, India disebut-sebut balas dendam.
Angkatan Laut India kirimkan armada tempur berupa kapal perang ke garis depan Laut China Selatan.
Konfrontasi dua negara itupun dimulai hingga membuat Tiongkok merasa diintimidasi oleh India.
Protes keras dilayangkan oleh Beijing yang keberatan atas tindakan yang dianggap berlebihan saat perbincangan antar dua belah pihak sedang berlangsung.
• Padahal Spesifikasi Mesin Sama, Valentino Rossi Iri Top Speed Yamaha Lebih Lemah daripada Suzuki?
• Polda Jambi Terima Bantuan Pemadam Kebakaran Portable dari Pengusaha Perkebunan
• Kapolda Jambi Sidak dan Pengecekan Pos Penyekatan Covid 19 di Perbatasan Kota Jambi dan Muaro Jambi
"Segera setelah bentrokan Galwan meletus di mana 20 tentara kami tewas, Angkatan Laut India mengerahkan salah satu kapal perang garis depannya ke Laut China Selatan di mana Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat menolak kehadiran kekuatan lain yang mengklaim mayoritas perairan sebagai bagian dari wilayahnya," demikian kata sumber pemerintah ANI seperti yang dilansir dari oneindia.com.
Kabarnya, selama pembicaraan diplomatik antara India dan China, pihak China mengeluhkan keberadaan kapal perang tersebut di wilayah yang disengketakan.
• Ratusan Orang Demo ke Polres Simalungun Minta Oknum Humas PT TPL Ditahan
• Percintaan Zodiak Besok 1 September 2020, Virgo Harus Lebih Berkomunikasi, Resep Bahagia Leo
• Ungkap Raffi Ahmad yang Pernah Dekati Ibunya, Cinta Laura: Mbak Yuni Shara dan Mami Aku Agak Mirip

Dilansir dari The Global Times, pembicaraan mengenai insiden terbunuhnya beberapa pasukan di perbatasan kedua negara sedang dilaksanakan.
Dalam dua setengah bulan terakhir pembicaraan militer dan diplomasi sedang diadakan oleh keduanya.
Tetapi tak ada kemajuan signifikan yang dicapai oleh kedua belah pihak atas sengketa wilayah di Ladakh Timur tersebut.
Pada 6 Juli kemarin setelah komunikasi hampir dua jam dilakukan oleh Penasihat Keamanan Nasional India, Ajit Doval dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi beberapa pasukan di perbatasan ditarik mundur oleh China.
• Klasemen Sementara MotoGP 2020, Jelang Balapan di San Marino, Valentino Rossi Masih yang Terbaik?
• Chord Lagu (Kunci Gitar) Judika - Jikalau Kau Cinta, Tersedia Lengkap Download MP3 dan Lirik Lagunya
• Raegen PCR Swab di Jambi Habis, Dinkes Terpaksa Pinjam Ke Labkesda dan Perusahaan
Namun, proses tersebut belum berjalan sejak pertengahan Juli. PLA telah menarik diri dari Lembah Galwan dan beberapa titik gesekan lainnya. Namun, PLA belum melakukan penarikan pasukan di Pangong Tso, Depsang dan beberapa daerah lain, kata sumber tersebut.
Meski menewaskan sekitar 20 prajurit India dalam insiden yang terjadi pada 15 Juni yang lalu, pemerintah China mengaku juga ada korban dari pihaknya.
• Buka-bukaannya Nagita Slavina Jadi Anak Broken Home, Cerita Soal Perceraian Kedua Orangtuanya
• Virus Corona Makin Menyebar di Bungo, Tim Gugus Tugas Sebut Warga Bandel
Namun jumlahnya tak disebutkan.
Mengutip dari US News, sumber intelijen AS menyebutkan China tidak mengumumkan jumlah korban karena menganggap korban di antara pasukan mereka sebagai penghinaan bagi angkatan bersenjatanya. (*)
Artikel Ini Telah Tayang di SOSOK.ID
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE: