Inilah Kegiatan Presiden Jokowi Selama di Solo, Didampingi Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep
Beberapa warga tampak menunggu di tepian Jalan Raya Solo-Purwodadi yang tak jauh dari kompleks makam.
TRIBUNJAMBI.COM - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke makam ibundanya Sudjiatmi Notomihardjo menyedot perhatian warga, Sabtu (29/8/2020).
Ya warga di Dukuh Mundu, Desa Selokaton, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar berbondong-bondong menyaksikan iring-iringan rombongan orang nomor satu di Indonesia itu.
Beberapa warga tampak menunggu di tepian Jalan Raya Solo-Purwodadi yang tak jauh dari kompleks makam.
Warga bahkan sampai ada yang menunggu setengah hingga satu jam lebih kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.
Rombongan Jokowi baru tiba di lokasi makam daerah Mundu pada pukul 09.06 WIB.
• Sepeda Kayu Karya Warga Jambi, Pesan Dulu Baru Buat Pernah Dibeli Guberur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
• Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Mulai 1 September 2020, Ini Bacaan Niat dalam Arab/Latin
Jokowi tampak berada di dalam mobil Toyota Alphard warna hitam berplat nomor polisi B-1924-WZT tanpa ditemani sang istri Iriana.
Kakek Jan Ethes Sri Narendra itu didampingi kedua anaknya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep serta kedua adiknya Ida Yati dan Titik Relawati.
Mereka berziarah ke makam Sudjiatmi Notomihardjo atau Eyang Noto dan beberapa anggota keluarga yang ada di makam itu.
Rombongan Jokowi kemudian bertolak dari kompleks makam pada pukul 10.00 WIB.
Saat tiba di ruas Jalan Raya Solo-Purwodadi, laju mobil yang membawa Jokowi melambat.
Jokowi sempat menyerahkan bingkisan hingga masker masing-masing berwarna hitam dan putih kepada salah seorang anggota pasukan pengamanan presiden (Paspampres).
Bingkisan itu terdapat logo bertulisan 'Istana Kepresidenan Republik Indonesia' dan Bantuan Presiden Republik Indonesia.
• Kumpulan Sholawat Nabi Muhammad SAW, Ibrahimiyah, Nariyah, Munjiyat, Dll, Artinya, Arab/Latin
Anggota Paspampres langsung membagikan ke warga yang sedari tadi menunggu di tepian Jalan Raya Solo-Purwodadi.
Warga tampak berebut untuk mendapatkan bingkisan itu.
Tak terkecuali, Mugiyanti, warga Asal Dukuh Mundu, Desa Selokaton, Kecmatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.