Selasa, 21 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Angka Perceraian Semakin Melonjak, Arab Saudi Terkejut, Konsultan Siap Beri Bantuan

Angka perceraian di Kerajaan Arab Saudi tiba-tiba melonjak seusai jam malam berakhir dan mulai kembali ke kehidupan normal.

Editor: Rohmayana
ist
Konsultan perceraian Arab Saudi, Ghazal Hashim dan Basma Bushnak. 

Episode pertama ditayangkan pada tahun 2017 dengan Mstdfr Network. Podcast, sekarang di musim keempat, saat ini muncul di Jaringan Mohtwize.

Podcast semakin populer selama bertahun-tahun.

Musim pertama berfokus pada wanita.

Daftar HP Android Rp 1 Jutaan dengan RAM 2 & 3 GB - Oppo, Samsung, Xiaomi, Vivo, Realme

Tetapi ketika kedua pembawa acara menyadari bahwa pria yang bercerai juga tidak memiliki suara, mereka mulai memasukkan tamu pria dalam diskusi.

Hashim mengatakan mereka tidak mendorong orang untuk bercerai.

Tetapi mendedikasikan upaya untuk membantu pria dan wanita yang bercerai mengatasi rasa malu sosial dan memulai perjalanan baru dalam hidup dengan percaya diri.

Pemisahan seharusnya tidak dilihat sebagai kegagalan, katanya.

“Perceraian bisa menjadi katalisator perubahan positif dalam hidup ketika kehidupan pernikahan menjadi tidak mungkin,” tambahnya.

“Kami bertujuan mematahkan stigma terkait perceraian," tambahnya.

Dikatana, perceraian dipandang sebagai hal buruk yang tidak boleh dibicarakan.

Padahal itu adalah masalah yang sangat tinggi dalam masyarakat kita, katanya.

"Anda hampir tidak dapat menemukan keluarga yang tidak memiliki satu kasus perceraian pun," ungkapnya.

Cerita Lucu Saat Kopassus Melaksanakan latihan, Setan Tak Ditakuti Malah Sosok Ini yang Disegani

Di musim ketiga podcast, mereka memperluas diskusi dengan memasukkan tantangan dan risiko.

Khususnya ancaman persatuan keluarga dan menyebabkan perceraian jika tidak ditangani dengan benar, seperti perselingkuhan dan kecanduan.

"Kami telah mencapai musim keempat, menerbitkan sekitar 50 episode, dan jumlah total pendengar di platform SoundCloud saja telah mencapai lebih dari 200.000," kata Hashim.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved