Gegara Gairah Bercintanya Hilang Mahasiswa Ini Tuntut Universitas Tempatnya Belajar ke Pengadilan

Kehilangan gairah bercinta lantaran dibikin frustasi oleh kampusnya, mahasiswa ini menuntut balik universitas ke pengadilan.

Editor: Tommy Kurniawan
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Bukan rahasia lagi bila berhubungan intim adalah kebutuhan alami setiap manusia.

Selain untuk memperpanjang keturunan, berhubungan intim juga sebuah kebutuhan yang tak bisa terlepas dari kehidupan manusia.

Saking pentingnya sebuah berhubungan intim, ada beberapa orang yang akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kepuasaan.

Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa ini.

Kehilangan gairah bercinta lantaran dibikin frustasi oleh kampusnya, mahasiswa ini menuntut balik universitas ke pengadilan.

Universitas tempatnya menuntut ilmu dituding telah membuat dirinya kehilangan gairah hingga tak lagi bisa bercinta seperti yang ia inginkan.

Ayu Ting Ting Pakai Celana Ketat Putih Goyang Panas di Depan Judika, Duma Riris Sewot

Terciduk, Bidan AMW di Sumsel Live Bugil Pakai Aplikasi Boom Live, Bikin Geger Sumsel

Pengalaman Komandan Kopassus saat Hilang 18 Hari di Hutan Papua, di Luar Nalar

Kumpulkan Uang 8 Tahun, Cerita Seorang Pemuda Beli Motor Rp 24 Juta Impiannya Pakai Uang Receh

Seorang calon mahasiswa di Queensland, Australia, dilaporkan menuntut ganti rugi kampus calon tempatnya belajar dalam jumlah yang sangat besar.

Kuldeep Singh Mann mendaftar studi doktoral di Universitas James Cook (JCU) dan membayar uang masuk sebesar 20.000 dollar Australia, atau Rp 199,5 juta.

Namun dilansir Daily Mirror Selasa (28/5/2019), mahasiswa kelahiran India itu dikeluarkan dari universitas setelah dianggap tak memenuhi syarat.

Otoritas kampus menuduhnya gagal menyeimbangkan komitmen kerja dan nilai-nilanya dianggap tidak cukup untuk memenuhi program pendidikan selama empt tahun.

Selain itu menurut keterangan media lokal, universitas juga menuduhnya sudah mengakui karya orang lain atau plagiarisme.
Mann mengaku sangat sedih.

Kepada The Couier-Mail, Mann yang juga bekerja di 7-Eleven itu mengatakan dia begitu sedih hingga tidak mempunyai keinginan untuk berhubungan seks.

"Peristiwa itu menghentikan kehidupan seks saya. Tidak ada rangsangan di organ saya.
Seingat saya, saya tak pernah memiliki masalah seperti ini sebelumnya," keluhnya.

Calon mahasiswa berusia 52 tahun itu mengungkapkan dia tidak bisa keluar dari tekanan depresi yang melanda karena menganggap reputasinya sudah hancur.

Menganggap JCU sebagai akar masalahnya, Mann pun memutuskan untuk menuntut ganti rugi sebesar 3.125.000 dollar Australia, atau sekitar Rp 31,2 miliar.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved