Breaking News:

Berita Sarolangun

Bupati Sarolangun Keluarkan Edaran Larangan Pungli di Kalangan ASN, Ini Sanksinya Jika Melanggar

"Sekarang dalam proses surat edaran Bupati Sarolangun terkait tidak adanya pungli. Lalu kita sebarkan ke seluruh OPD yang ada," kata Kaprawi, Kabid Mu

Tribunjambi/wahyu
BKPSDM Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Surat edaran tentang adanya larangan lakukan pungutan liar (pungli) di kalangan ASN Kabupaten Sarolangun segera diterbitkan.

Hal ini guna menerapkan transparansi ASN dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Sekarang dalam proses surat edaran Bupati Sarolangun terkait tidak adanya pungli. Lalu kita sebarkan ke seluruh OPD yang ada," kata Kaprawi, Kabid Mutasi BKPSDM Sarolangun, Selasa (25/8/2020).

Inspektorat Terima 31 Laporan Penyaluaran Bansos JPS Pemprov Jambi, Banyak tak Tepat Sasaran

Imbas Lapas Klas IIA Jambi Kelebihan Penghuni, Sering Terjadi Perselisihan di Dalam

Mobil Bekas Rp 40 Jutaan, Keluaran Tahun 2000-an - Kia, Hyundai, Proton, Daihatsu

Jika nantinya masih didapati oknum yang berbuat pungli, maka sanksi akan diberikan kepada si penerima dan pemberi suap.

Sanksi tersebut, katanya yang bersangkutan bisa mendapatkan hukuman sampai ke tingkat yang berat, yakni tingkat pemberhentian. Namun dengan catatan ada bukti yang lengkap terkait pungli tersebut.

"Ya, dengan bukti yang lengkap, seperti dokumen dan bukti yang dipegang, kita akan proses sampai ke tingkat pemberhentian," katanya.

Lanjutnya, ada beberapa pelayanan yang masih berpeluang dalam proses pelayanan kepegawaian dilakukan secara tatap muka. Yakni kepengurusan kenaikan pangkat berkala baik priode April atau pun priode Oktober.

Kemudian pengajuan pensiun dan pengajuan gaji berkala, sedangkan yang lain semuanya sudah sistem online.

"Surat edaran terkait tidak adanya pungli dalam proses pelayanan kepegawaian. Sehingga memang pelayanan di kantor BKPSDM Sarolangun dapat berjalan maksimal," ujarnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved