Breaking News:

Banyak Nama Penerima BST di Kerinci Dihapus, Tumpang Tindih Bantuan Jadi Alasannya

Sejumlah nama penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kabupaten Kerinci, hilang dari daftar penerima. Padahal sebelumnya bantuan tersebut diterimanya.

Tribunjambi/wahyu
Belasan ribu warga dapat Bantuan Sosial Tunai (BST). 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sejumlah nama penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kabupaten Kerinci, hilang dari daftar penerima. Padahal sebelumnya bantuan tersebut diterimanya.

BST ini adalah bantuan untuk masyarakat pada saat kondisi pandemi Covid-19. Namun secara mendadak saat penerima BST di Kabupaten Kerinci yang ingin mengambil bantuan melihat namanya sudah tak tercantum sebagai penerima BST.

"Saya pergi ke kantor Pos di Kecamatan Keliling Danau (Jujun,red), tapi setelah saya cek nama saya sudah tidak ada lagi," ungkap salah seorang penerima BST di Kecamatan Keliling Danau.

Jelang Pilgub Jambi, Al Haris Pilih Tinggalkan Golkar dan Jadi Kader PAN 

Malang! Gadis Tunanetra di Tebo Jadi Korban Asusila Teman Ayahnya Sendiri

Tiga Balita di Tanjab Barat Meninggal Akibat DBD, Dinkes Sebut Lambat Dapat Pertolongan

Dia menyebutkan, bahwa untuk bantuan BST tersebut, dirinya sudah 3 kali menerimanya. Namun saat bantuan diperpanjang nama dirinya hilang dari penerima.

"Saya tidak tahu apa penyebabnya, sebelumnya sudah menerima bantuan sebelumnya tidak ada masalah, kok pas diperpanjang pemerintah banyak nama penerima BST hilang. Banyak juga nama penerima lainya juga hilang," sebutnya.

Informasi yang diperoleh di lapangan, pengurangan penerima BST terjadi hampir seluruh di kecamatan yang ada di Kerinci. Hal membuat gaduh masyarakat yang tidak mengetahui apa penyebab sehingga banyak nama penerima dihapus.

Kepala Dinas Sosial kabupaten Kerinci, Samardin dikonfirmasi Senin (24/8), membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, pengurangan tersebut langsung dari Pemerintah Pusat.

"Ya, Data BST itu dari Kementerian Langsung, memang ada pengurangan, karena waktu penyaluran pertama ada tumpang tindih, maka dikeluarkan. Kan data penerima langsung dikroscek dari pusat, misalnya penerima BLT DD, Bantuan Sosial, dikroscek di pusat," jelasnya.

Selain itu lanjutnya, tidak hanya bantuan dari Pemerintah Pusat saja ada nama yang tumpang tindih Bantuan Sosial dari Kebupaten pun juga ditemukan.

"Dari kabupaten juga ada nama tumpang tindih, kalau persentase 20 persenlah, ditahap kedua akan dikurangi juga, karena harus menerima Satu saja," pungkasnya.(*)

Penulis: Herupitra
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved