Femalenial

Kisah Andi Nurazizah yang Tetap Tegar saat Bisnis Terimbas Pandemi Covid-19

Menghadapi dunia modern saat ini generasi muda dituntut untuk berinovasi dan memanfaatkan teknologi, seperti yang dilakoni Nur Azizah

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani
ISTIMEWA
Andi Nurazizah 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Menghadapi dunia modern saat ini generasi muda dituntut untuk berinovasi dan memanfaatkan teknologi, seperti yang dilakoni Nur Azizah (23), gadis cantik asal Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) ini.

Usaha online yang dilakukan banyak pemuda dan pemudi di Tanjabtim saat ini memang sedang digandrungi.

Baik dari sektor usaha rumahan, bisnis pertokoan hingga usaha-usaha tongkrongan khas anak muda milenial.

Momen tersebut juga dimanfaatkan dengan apik oleh Nur Azizah yang akrab disapa Zizah.

Ia menggeluti usaha rumahan, olahan buah nangka yang diberi nama minuman Nan.coo. Minuman dari olahan buah yang memiliki citara manis dan bergetah tersebut cukup banyak ditemui di wilayah Tanjabtim bahkan Sumatra.

Zizah berkisah awal mula usahanya terlahir dari hoby membuat jus dari beraneka macam buah.

Namun melihat wilayah Tanjabtim banyak dijumpai buah nangka sehingga muncul ide untuk membuat olahan kuliner jus nangka tersebut.

Meski terbilang baru, usaha jus nangka dengan beragam varian rasa yang digeluti sejak bulan Juli lalu tersebut sudah cukup banyak digemari dan diterima lidah masyarakat. Meski pemasarannya masih sebatas lokal kabupaten maupun Provinsi Jambi.

Selain mengembangkan usaha minuman, wanita kelahiran 1996 ini juga piawai memoles wajah dengan usaha make up pengantin, wisuda dan acara. Dengan make up by azizah10 yang ternyata lebih dahulu digelutinya sejak masa mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan.

Sudah digeluti sejak tahun 2017 lalu semasa kuliah, diawali secara otodidak dan kelas khusus. Bahkan pernah ikut kompetisi make up barby dan meraih juara dua di Kepri tahun 2019 lalu. Terbaru di Jambi ajang yang sama mendapatkan juara pertama.

"Bagi saya berwirausaha dan berbisnis sangat pas bagi kaum milenial saat ini, selain masih fresh juga masih memiliki inspirasi dan kreasi yang cemerlang untuk dituangkan," ungkapnya.

Ditambahkannya, dalam berbisnis atau berwirausaha jatuh bangun atau masa-masa sulit itu hal biasa, tergantung bagaimana menyikapi kondisi tersebut.

Seperti dampak dari masa pandemi saat ini juga sangat berpengaruh dengan usaha termasuk usahanya. Banyak bokingan yang cancel, terutama pada bulan 3 akhir hingga bulan 4 semua cancel.

"Tidak hanya job di dalam kabupaten saja, bahkan job luar kota yang sudah di-booking sejak jauh jauh hari terpaksa cancel akibat pandemi," keluhnya.

"Meski demikian itu bukan akhir, melainkan masih ada rezeki lain di balik itu," tambahnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved