Breaking News:

Pasien Corona Jambi Meninggal

Kasus Covid-19 di Tanjab Timur Meningkat, Sekolah Kembali Berlakukan Belajar Jarak Jauh

Beberapa pekan terakhir kasus Covid-19 di Kabupaten Tanjabtim terjadi penambahan, terdapat delapan orang terkonfirmasi reaktif.

Stocktrek Images/Getty Images
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Guna menindaklanjuti surat impres No 6 tahun 2020 dan surat edaran Gubernur Jambi, beberapa regulasi dalam tatanan norma baru di Tanjabtim disesuaikan dengan peraturan Bupati.

Beberapa pekan terakhir kasus Covid-19 di Kabupaten Tanjabtim terjadi penambahan, terdapat delapan orang terkonfirmasi reaktif dan telah menjalani perawan dan isolasi di RS Umum Tanjabtim. 

Dimana dari delapan orang tersebut, empat di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Di Tanjabtim sendiri masuk dalam zona kuning. 

Sementara itu Juru Bicara Tim Gugus Tugas Tanjabtim, Sapril ketika dikonfirmasi menuturkan, menyikapi hal tersebut pihaknya tetap berpedoman melalui surat Impres no 6 tahun 2020 dan juga instruksi Gubernur Jambi.

Pasien Covid-19 Asal Tebo Meninggal Dunia, Diketahui Lagi Hamil 11 Bulan

Semua Pasien Covid-19 Sembuh, Bupati Merangin Bayar Nazar Potong Kerbau

"Memang ada beberapa aturan atau kebijakan yang kita evaluasi lagi dalam pelaksanaannya, seperti belajar secara tatap muka. Ada beberapa sekolah yang kembali harus meliburkan sekolahnya dan menjalankan belajar jarak jauh," ujar Sapril, Jumat (21/8).

Seperti di Kecamatan Sabak Barat dan sekitarnya, dimana sekolah sekolah di kecamatan tersebut tidak dapat melakukan belajar tatap muka. Mengingat di Sabak barat menjadi Kecamatan yang banyak terkonfirmasi kasus dan cukup berisiko.

Meski saat ini masuk dalam kehidupan normal baru, dan aktivitas kembali normal namun wabah virus masih terus terjadi. Untuk itu beberapa sekolah terutama di wilayah yang terkonfirmasi adanya kasus Covid-19 kegiatan sekolah kembali dilakukan jarak jauh.

Selain itu, saat ini kita sudah keluarkan surat edaran terkait menormalkan kembali kegiatan kegiatan di Masyarakat meski tidak sepenuhnya normal. Seperti pengajian, kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan.

"Dengan kembali diberlakukannya atau dibukanya pos penjagaan di pintu masuk menuju Tanjabtim, semoga penyebaran kasus Covid-19 dapat segera terdeteksi sebelum masuk ke Kabupaten," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved