Breaking News:

TNI Bentuk Subdempom Sarolangun, Begini Komentar Pemkab Sarolangun

Guna mendukung sistem keamanan, Kabupaten Sarolangun resmi miliki markas Polisi Militer.

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Kabupaten Sarolangun resmi miliki markas polisi militer. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Guna mendukung sistem keamanan, Kabupaten Sarolangun resmi miliki markas polisi militer.

Markas tersebut berdiri setelah pihak Pemerintah Kabupaten Sarolangun meminjamkan sebuah gedung yang tak terpakai untuk dikelola.

Markas yang bernama Pos Sub Denpom Persiapan Sarolangun yang dirintis Denpom Sarko.

Pemanfaatan gedung tersebut resmi diserahkan oleh Sekda Sarolangun Endang Abdul Naser kepada Komandan Subdenpom.

Sekda mengatakan jika penyerahan hak pinjam pakai ini dari pemerintah daerah ke pihak TNI. Hal ini dilakukan karena mengingat Sarolangun belum mempunyai markas Polisi Militer. Maka dari itu, pemkab bersedia manfaatkan aset berupa gedung untuk membantu pemerintah baik dari sisi kemanan dan lainnya.

PMII Tanjabbar Unjuk Rasa Terkait Retribusi Daerah

Kakanwil Kemenkumham Jambi Ancam Kirim Petugas Lapas ke Nusa Kambangan Jika Bermain Narkoba

"Yang jelas pemda suport TNI secara bertahap," katanya, Selasa (18/8).

Pemda juga berterima kasih kepada pihak TNI sudah mempunyai markas polisi militer dan diharapkan bisa bersinergi dengan masyarakat.

Sementara itu, Komandan Dansub Denpom Sarolangun, Lettu CPM Mustar Bawi menjelaskan bahwa Polisi Militer mempunyai tugas pokok adalah menjaga ketertiban. Pihaknya juga mendukung dan sudah menjadi suatu kewajiban dalam membantu pemerintah daerah.

Untuk sub denpom sebelumnya masih bergabung dengan Muaro Bungo. Dan sesuai kajian, Sub Denpom Sarolangun bisa terbangun atas kerjasama dengan pihak Pemkab.

Didirikan markas tersebut juga karena Kabupaten Sarolangun merupakan titik strategis karena masuk dalam lintas sumatera.

"Kami terima kasih bantuan pada pemda. Untuk masyarkat perlu diketahui, memang tugas pokok PM adalah menegakan ketertiban hukum disiplin prajurit. Seperti babinsa, koramil dan masyarakat yang belum bisa diselesaikan itu tugas kami untuk diselesaikan," katanya.

Katanya, informasi dari masyarakat adalah hal yang sangat terpenting untuk penindakan. Maka dari itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk untuk melaporkan suatu masalah.

"Informasi dari masyarakat sangat penting untuk menindak lanjuti laporan. Kami akan proses jika ada anggota TNI yang terlibat, seperti  permainan illegal mining, driling, segera laporkan," katanya. (Yan)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved