Pulang Dari Bandung, Ayah dan Anak Warga Muarojambi Terkonfirmasi Positif Covid-19
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Muarojambi terjadi penambahan dua orang.
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin
TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Muarojambi terjadi penambahan dua orang.
Dua orang ini merupakan ayah dan anak baru saja pulang dari Bandung.
Hal ini dikatakan wakil Ketua gugus tugas Covid-19 Muarojambi M Fadhil Arief melalui Kepala Dinas Kesehatan Muarojambi Yes Isman.
Penambahan kasus positif Covid-19 ini, per 17 Agustus 2020.
• Jaksa Pinangki Tetap Dapt Bantuan Hukum dari Kejaksaan, Walau Jadi Tersangka Kasus Korupsi
• Soal Insiden di Pesawat Garuda, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Ingin Membuang Energi Soal Pak Mumtaz Ini
• Cakada Harus Hati-hati, Bawaslu Ingatkan Yang Terbukti Lakukan Politik Uang Akan Didiskualifikasi
"Orang ini dinamakan pasian 22 atas nama MA 34 tahun jenis kelamin laki-laki asal Kecamatan Taman Rajo. Selanjutnya pasien 23 atas nama LF 7 tahun perempuan asal Kecamatan Taman Rajo mereka adalah ayah dan anak, " ujarnya, Senin (17/8/2020> .
Ia mengatakan, hingga kini kasus positif Covid-19 Kabupaten Muarojambi sebanyak 23 orang. Yang sudah sembuh 13 orang, dirawat 10 orang dan yang meninggal 1 orang.

"Untuk pasien 22,23 tersebut habis melakukan perjalanan dari Bandung. Mereka adalah ayah dan anak, saat ini kedua pasien ini di isolasi di RSUD Ahmad Ripin Sengeti," ia menjelaskan.
Sementara, secara nasional masih terjadi penularan virus corona di masyarakat, sehingga jumlah kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah hingga hari ini, Senin (17/8/2020).
Data pemerintah hingga Senin ini pukul 12.00 WIB, diketahui ada 1.821 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.
• Ahmad Dhani Umbar Kelakuan Mulan Jameela Doyan ke Mall Saat Corona, Eks Maia Estianty Keluhkan Ini
• 3 Bulan Setelah Adi Kurdi Wafat, Istri Tercinta Menyusul, Adik WS Rendra Ini Meninggal Karena Sakit
• Pria di Makassar Bunuh Diri Sambil Live di Facebook Karena Cekcok Dengan Pacar, Padahal Mau Nikah
Penambahan itu menyebabkan kasus Covid-19 saat ini mencapai 141.370 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020.
Informasi ini berdasarkan data yang disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Senin sore.
Adapun, 1.821 kasus baru itu diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 12.453 spesimen dalam sehari. Ada 7.224 orang yang diperiksa dalam periode yang sama.

Secara akumulasi, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan 1.900.668 spesimen dari 1.068.945 orang yang diambil sampelnya.
Artinya, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali.