Wali Kota Risma Pamit, Minta Maaf ke Warga Surabaya, Cerita Sempat Tolak Tawaran Menteri Dari Jokowi
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pamit. Dia mengucapkan salam perpisahan kepada warga Surabaya.
TRIBUNJAMBI.COM - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pamit. Dia mengucapkan salam perpisahan kepada warga Surabaya.
Risma berpamitan saat meresmikan lapangan olahraga di Tambak Asri, Krembangan, Surabaya, Minggu (16/8/2020).
Hal itu disampaikan Risma lantaran masa jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya bakal segera berakhir.
"Bapak ibu sekalian, saya ingin menyampaikan bahwa enggak sampai satu tahun saya selesai jadi wali kota. Saya Februari (selesai menjabat), saya mohon pamit bapak ibu sekalian," kata Risma.
Dalam kesempatan itu, Risma juga berpesan kepada warga di sana agar tidak menyia-nyiakan waktu yang diberikan oleh Tuhan dalam dikehidupan.
• KABAR BAIK dan Paling Ditunggu, Bantuan Untuk Karyawan Swasta Rp 2,4 Juta Cair 25 Agustus Mendatang
• Ini Profil Indrian, Putri Dari Aceh Yang Terpilih Sebagai Pembawa Baki Bendera Merah Putih
• Siswi Berusia 10 Tahun Bawa Bayi ke Sekolah, Ayahnya Dipenjara dan Ibunya Imigran Ilegal
Ia pun tak ingin menyia-nyiakan waktu yang diberikan Tuhan untuk mengabdikan diri bagi seluruh warga Kota Surabaya, sampai masa jabatannya berakhir.
"Jadi bapak-ibu sekalian, mohon maaf saya belajarnya dari Alquran, sampai ada surat Al 'Asr, demi waktu. Karena waktu itu pemberian Tuhan yang tidak akan terulang kembali. Jadi jangan menyia-nyiakan waktu," ucap Risma.

Saat itu, Risma menceritakan kepada warga yang hadir bahwa dia sempat mendapat tawaran untuk menempati salah satu menteri di Kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Namun, Risma menolak tawaran tersebut dan memilih untuk berkomitmen menyelesaikan masa jabatan sebagai Wali Kota Surabaya.
• Dulu Lekat Disebut Pelakor, Jennifer Dunn Bongkar Hubungan dengan Anak Faisal Harris
• Sinopsis Film Soekarno: Indonesia Merdeka, Perjuangan Soekarno Meraih Kemerdekaan Indonesia
• Download Lagu MP3 Nella Kharisma, Didi Kempot dan Via Vallen Terbaru 2020 Spesial Dangdut Koplo!
Alasan Risma menolak jabatan menteri adalah ingin menepati janji kampanye dan membuat warga Surabaya lebih sejahtera.
Bagi Risma, sumpah jabatan sebagai Wali Kota Surabaya harus ia selesaikan. Sebab, ia tidak ingin menyia-nyiakan waktu untuk berbuat kepada warganya.

"Saya ingin menyampaikan, kenapa saya masih bertahan jadi wali kota. Karena, tujuan saya (ingin) warga Surabaya lebih sejahtera," kata Risma.
Risma menjelaskan bahwa sebetulnya rencananya selama satu tahun terakhir kepemimpinannya jadi Wali Kota Surabaya, ia ingin memberikan motivasi kepada warganya supaya tidak pernah menyerah dalam kondisi apapun.
• Lowongan Kerja Jambi Menerima Lulusan SMA, Cek Persyaratan Lengkapnya Disini
• Santer Gosip Gisella Anastasia dan Gading Marten Rujuk, Benarkah karena Penghasilan Wijin
• Niat Pakai Momen Romantis Saat Lamar Pacarnya dengan 100 Lilin, Apartemen Pria Ini Malah Kebakaran
Namun, karena terkendala Covid-19 ini, rencana itu tertunda. Karena kondisinya saat ini sudah mulai membaik, akhirnya dia memberanikan diri untuk turun langsung merealisasikan rencananya tersebut.
Tak heran jika dalam acara peresmian di Rusunawa dan peresmian lapangan olahraga Tambak Asri, ia terus memberikan motivasi kepada warganya, terutama anak-anak Surabaya supaya tidak pernah menyerah.