Tribun Wiki
Nikmati Kopi Bukit Putih Khas Desa Batu Empang Kabupaten Sarolangun
Untuk meningkatkan perekonomian, masyarakat yang sebelumnya memproduksi padi dan petani karet.
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Meski harga Kopi Bukit Putih yang sudah dipasarkan secara kemasan.
Dan dijual cukup tinggi di luar, namun penghasilan itu masih saja terasa jauh lebih rendah.
Sebab biaya transportasi untuk membawa kopi tersebut ke luar sangat menguras kantong.
Oleh karena itu, besar harapan masyarakat desa kepada, pemerintah dapat sedikit membantu keluh kesah warga dipelosok.
"Terutama soal akses jalan roda empat dan telekomunikasi. Itu harapan terbesar kami,” ujarnya
Dirinya berharap adanya perhatian khusus dari Bupati Sarolangun Cek Endra, untuk membangun jalan penghubung menuju Desa Batu Empang.
Sehingga transportasi untuk membawa hasil perkebunan ke pasaran ataupun sebaliknya bisa lancar. Bahkan pembeli atau wisatawan dari luar kota tidak dipersulit menuju Desa Batu Empang.
"Meski harga Kopi Bukit Putih dijual cukup tinggi di luar, namun penghasilan itu masih saja terasa jauh lebih rendah. Sebab biaya transportasi untuk membawa kopi tersebut ke luar sangat menguras kantong," katanya.