Breaking News:

30 Orang Positif Covid-19 Setelah Ratusan Pegawai 9 Puskesmas di Bogor Jalani Rapid Test

Pandemi Covid-19 kasusnya terus melonjak, sehingga rapid test massal diperlukan.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi rapid test Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, BOGOR - Pandemi Covid-19 kasusnya terus melonjak, sehingga rapid test massal diperlukan.

Di Bogor misalnya dengan rapid test di 9 Puskesmas didapat 30 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Dilansir Tribunbogor (Tribunjambi Network) pemeriksaan karyawan di puskesmas di Kota Bogor, yang meliputi tenaga Kesehatan dan non Kesehatan di 25 Puskesmas se-kota Bogor dan 1 Labkesda Kota Bogor.

Niatan Poligami Ditolak, Suami Murka Hingga Habisi Nyawa Istri dengan Sebilah Golok

Data update per tanggal 12 Agustus 2020, dari total karyawan 974 orang, telah dilakukan skrining pada 798 orang dengan jumlah tes 972 (ada yang dilakukan lebih dari 1 kali). 

Prediksi Man City vs Lyon, Perempat Final Liga Champions Malam Ini

Pemetaan hasil swab positif di 9 Puskesmas sebagai berikut :

  1. Puskesmas Gang Aut 3 orang,
  2. Pusksmas Cipaku 6 orang
  3. Puskesmas Bogor Utara 7 orang
  4. PKM Sindang Barang 4 orang,
  5. Puskesmas Tanah Sareal 2 orang
  6. Puskesmas Merdeka sebanyak 1 orang
  7. Puskesmas Mekarwangi 3 orang
  8. Puskesmas Semplak sebanyak 1 orang,
  9. Puskesmas Pulo Armin sebanyak 3 orang.

Pemetaan berdasarkan jenis tenaga adalah :

  1. Tenaga yang memberikan pelayanan langsung  sebanyak 13 orang
  2. Pelayanan penunjang sebanyak 3 orang
  3. pelayanan tidak langsung sebanyak 3 orang
  4. Administrasi sebanyak 8 orang.

Dilakukan pendalaman tracing kontak erat pada tanggal 11 Agustus 2020 dan kajian ulang pada tanggal 12 Agustus, dengan mempertimbangkan jumlah dan jenis tenaga yang positif, jumlah dan jenis tenaga yang menjadi kontak erat, serta penilaian kemampuan puskesmas untuk melakukan pelayanan ditetapkan sebagai berikut :

Penutupan sementara seluruh pelayanan pada 6 Puskesmas yaitu Mekarwangi, Cipaku, Bogor Utara dan Gang Aut, Sindang Barang dan Semplak mulai tanggal 12 sampai dengan 14 Agustus 2020 untuk dilakukan disinfeksi menyeluruh.

Selanjutnya seluruh karyawan di swab dan rapid ulang.

Pelayanan akan dibuka kembali pada tanggal 15 Agustus 2020 dengan pelayanan dibatasi hanya untuk kunjungan sakit, gawat darurat dan rujukan.

Halaman
12
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved