Breaking News:

Advertorial

Iuran yang Dibayarkan tak Sebanding dengan Manfaat yang Diberikan oleh Program JKN-KIS

Sejak hadir di tahun 2014 Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak dirasakan manfaatnya.

Iuran yang Dibayarkan tak Sebanding dengan Manfaat yang Diberikan oleh Program JKN-KIS
istmewa
Kastira Manihuruk (terbaring) dan anaknya merasakan sekali manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

"Iya ada dimintai keterangan dan pernyataan karena kalau kejadiannya lakalantas atau laka kerja sudah beda penjamin, sebut Rumah Sakit,” tambahnya.

Bawa dan Berikan Hasil Pertanian ke Ketua DPRD Provinsi Jambi, Massa Gestur Tolak RUU Omnibuslaw

Suami Tega Bunuh Istri Sendiri di Depan Ketiga Anaknya Menggunakan Parang Hanya Gara-gara Sepele

1 Muharram Jatuh Pada 20 Agustus, Ini Sejarah & Peristiwa Yang Pernah Terjadi Pada Tahun Baru Islam

Setelah mengetahui ada cedera berupa patah tulang panggul dokter yang memeriksa Kastira segera meminta keluarga persetujuan keluarga untuk melakukan tindakan operasi pengangkatan tulang panggul yang patah dan kemudian digantikan pen.

“Pen atau apa disebut sama dokter itu untuk gantiin posisi tulang yang diangkat akibat patah, kata dokter kalau tidak diangkat mamak ngga bisa jalan katanya, akhirnya kita pihak keluarga setuju, terus dokter pun bilang alatnya itu dikirim dari luar Jambi jadi kita diminta untuk menunggu,” ujar Leni.

Setelah proses operasi tersebut, kini Kastira diminta untuk melakukan fisioterapi agar bisa berjalan dan beraktifitas seperti biasanya setelah pulang dari rumah sakit.

Pegawai melayani peserta BPJS Kesehatan di Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Rabu (1/7).
Pegawai melayani peserta BPJS Kesehatan di Cikokol, Kota Tangerang, Banten, Rabu (1/7). (ISTIMEWA)

Leni menyebutkan bahwa dirinya penasaran untuk biaya pelayanan kesehatan ibunya menghabiskan biaya sebesar apa dikarenakan menggunakan alat yang dikirim dari luar Jambi,

Biayanya luar biasa, itu kata pertama yang disampaikan oleh Leni, ia mengakui bahwa apabila tidak ada program JKN-KIS mungkin akan menghabiskan tabungannya untuk membiayai pelayanan kesehatan ibunya.

Pemkab Sarolangun Prihatin Hukuman 4 Tahun Penjara Yang Diterima Kadis PUPR Sarolangun

Link 13 Laman Mirror Hasil SBMPTN 2020, Jadwal, dan Link Daftar 85 Universitas, 8 Politeknik

Hasil Pengumuman SBMPTN LTMPT 2020, Klik 13 Link Resmi Laman LTMPT Berikut Ini

Bahkan apabila dihitung hitung iuran yang telah dibayar selama ibunya menjadi ASN tidak sampai sebesar itu.

“Biayanya luar biasa, lebih dari puluhan juta rupiah karena ada pemasangan alat pengganti tulang yang patah tersebut, dan itu belum nanti fisioterapi. Entah bagaimana kalau tidak ada BPJS Kesehatan ini, bahkan kalau main hitung-hitungan iuran mamak selama jadi ASN itu ngga sampai sebesar itu yang dibayar walaupun sudah 32 tahun,” pungkasnya.

Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved