Rabu, 6 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Usai Gunakan Jasa PSK, Pria Ini Kehilangan Mobil, Ini Trik Dari PSK Tersebut

Saat kencan dengan PSK muda tersebut, HS dibuat mabuk dan tak sadarkan diri di sebuah hotel.

Tayang:
Editor: Muuhammad Ferry Fadly

TRIBUNJAMBI.COM - Setelah menggunakan jasa psk, pria ini kehilangan mobil miliknya.

Saat kencan dengan PSK muda tersebut, HS dibuat mabuk dan tak sadarkan diri di sebuah hotel.

Saat itulah, PSK yang disewanya, Santi (22) membawa kabur mobilnya.

Jadi Momen Penting, Ternyata Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Bukan di Istana Merdeka, Tapi di Sini

Duda 3 Anak Bawa Kabur Remaja 14 Tahun, Sebelumnya Pelaku Hamili Korban hingga Melahirkan

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat mengatakan tersangka adalah Santi (22) warga Tegalrejo Argomulyo, Salatiga.

Tersangka Santi diketahui kabur usai melakukan aksinya dan menjadi buronan selama kurang lebih tiga tahun tersebut.

"Yang bersangkutan berhasil ditangkap di Kabupaten Grobogan," kata Rahmad Hidayat.

Pengakuan Terdalam Nagita Slavina, Sebut Raffi Ahmad Pelarian Habis Putus

Cekoki korban miras

Dari pengakuan tersangka sebelum membawa kabur mobil KIA Visto nopol H 9285 WI, korban terlebih dahulu dicekoki miras sampai mabuk.

Menurut AKBP Rahmad Hidayat, peristiwa itu dilakukan di Hotel Permata, Cebongan, Kecamatan Argomulyo Salatiga pada 14 Agustus 2017.

 3 Jaksa Agung Muda Dan 1 Staf Ahli Dilantik, Jaksa Agung: Tak Terkait Polemik Kasus Djoko Tjandra

Untuk memuluskan aksinya, Santi pun tidak bekerja sendirian.

AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, dalam aksinya tersangka dibantu oleh temannya yang berinisial FEN yang saat ini masih dalam proses pengejaran petugas.

Ia juga menjelaskan, korban rupanya merupakan pelanggan tetap Santi sehingga membuat Santi lebih mudah menjebaknya.

"Tersangka Santi ini diketahui berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) dan korban adalah pelanggan tetapnya," katanya.

Usai membawa kabur mobil milik pelanggannya itu, Santi pun kemudian menjualnya.

Santi menuturkan bahwa penjualan mobil itu ia lakukan melalui perantara seorang temannya di daerah Grobogan.

"Saya mendapat bagian Rp 4,2 juta habis untuk memenuhi kebutuhan hidup," jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved