Breaking News:

Memanfaatkan Media Sederhana, Guru di Tanjabtim Jadikan Pembelajaran Jarak Jauh Lebih Mengasyikkan

Selama pandemi siswa di Tanjabtim kembali melakukan pembelajaran jarak jauh. Guna menghindari stres pada siswa beberapa sekolah melakukan terobosan.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Selama pandemi siswa di Tanjabtim kembali melakukan pembelajaran jarak jauh. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Selama pandemi siswa di Tanjabtim kembali melakukan pembelajaran jarak jauh. Guna menghindari stres pada siswa beberapa sekolah melakukan terobosan.

Salah satunya Obet Nego Sinurat, Siswa SDN 61/X Talang Babat, Tanjab Timur mengatakan bahwa perasaannya sangat senang melalui pembelajaran materi ini yang diajarkan gurunya selama pandemi.

“Walaupun belajar dari rumah, saya bisa membuat puisi dengan menggunakan media bunga mawar,” ujarnya.

Selain itu Naila Mawaddah juga menyatakan hal yang sama, ia sangat menyukai pembelajaran yang telah dilaluinya, Naila mengatakan bahwa ternyata membuat puisi tidak sesulit yang dibayangkan selama ini. 

“Medianya hanya bunga mawar, jadi hanya dengan melihat bunga mawar kita bisa menulis puisi sambil membayangkan,” tuturnya, Selasa (11/8).

Kasus Covid-19 di Jambi Meningkat, Merangin Rencanakan Perketat Perbatasan

Toyota Innova Adu Kambing dengan Daihatsu Sigra di Sekernan, Dua Warga Kota Jambi Tewas

Pembelajaran aktif selama daring juga dilakukan Prasojo, pihak SMPN 2 Tanjung Jabung Timur yang banyak melakukan percobaan IPA kepada siswanya.

Pada pembelajaran tersebut salah seorang Guru Prasojo mengadakan percobaan membuat model getaran. Dalam percobaan tersebut dirinya mengenalkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat model getaran yaitu seperti kayu, bambu, pensil, pena, tali rafia, benang jahit, batu kerikil, baut, paku. 

"Dengan menggunakan alat alat sederhana kita menjelaskan setiap tahapan yang harus dilakukan agar menghasilkan karya yang bermakna," ujarnya.

Tahap pertama yang dilakukan adalah menanyakan apa saja bahan yang diperlukan untuk membuat model getaran tersebut yang mudah ditemukan di rumah masing-masing? Ia menjelaskan bahwa model getaran bisa dibuat dari bahan kayu, tali dan batu kerikil sehingga menyerupai model getaran seperti pada tampilan Phet.

Lanjutnya, dirinya mengenalkan alat dan bahan yang digunakan untuk membuat model gelombang berbahan tali tambang, atau tali yang terbuat dari gelang karet mainan atau juga bisa menggunakan baskom dan air. 

“Kemudian model gelombang bisa dibuat dari bahan tali tambang, atau tali yang terbuat dari gelang karet mainan atau juga bisa menggunakan baskom dan air sehingga menghasilkan gelombang seperti pada tampilan aplikasi Phet,” ujar Prasojo.

"Intinya kita coba tampilkan pembelajaran secara praktek langsung dengan memanfaatkan bahan bahan yang dapat ditemukan disekitar rumah," pungkasnya.

SAH, PDIP Jagokan Yunninta-Mahdan di Pilkada Batanghari 2020

VIDEO Penangkapan Dua Bandar Sabu di Jambi, Kaki Pelaku Ditembak Petugas BNN

Terpisah Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur Junaedi Rahmad, mengatakan bahwa aktifnya pembelajaran jarak jauh yang dilakukan guru di Tanjab Timur berkat pelatihan Program PINTAR Tanoto Foundation cukup baik di masa pandemi ini.

"Apa yang dilatihkan fasilitator daerah Program PINTAR Tanoto Foundation membuat pembelajaran jarak jauh menjadi lebih menarik dan tidak membosankan bagi siswa," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved