Tips Menurubkan Berat Badan Bagi yang Berusia di Atas 30 Tahun, Ramping Tanpa Menyiksa
Tak ayal, banyak orang yang berusia di atas 30 tahun yang akhirnya ingin kembali ke usia 20-an, karena disebut-sebut lebih mudah menurunkan berat bada
Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa diet tak terkontrol dan melewatkan makan sebenarnya membuat orang dewasa muda menjadi lebih gemuk, bukan malah menjadi ramping.
Rupanya, pembatasan kalori saat diet justru mengurangi metabolisme secara dramatis daripada yang diperkirakan, sehingga membuatnya lebih sulit untuk benar-benar mencapai penurunan berat badan.
Buang timbangan
Jika Moms sedang berusaha menurunkan berat badan, Kristin menyarankan untuk tidak lagi menimbang berat badan.
Sebab, angka yang ditunjukkan oleh timbangan bukanlah penilaian yang bagus untuk mengukur semua yang ada di dalam tubuh, seperti otot, lemak, dan air.
Terlebih lagi, dengan adanya timbangan, seseorang akan lebih terobsesi mencapai jumlah "berat ideal" daripada mencapai berat badan yang sehat.
Sebagai gantinya, Moms dapat menggunakan pita pengukur.
Penelitian telah menunjukkan bahwa ukuran pinggang adalah prediktor kesehatan dan risiko obesitas yang lebih baik daripada BMI (serupa dengan angka pada timbangan).
• Satu Tahun Melakukan Penyamaran, Simak Kisah Intel Pasukan Elit TNI AD Tinggal Di Desa Musuh
• Khasiat Mujarab dari Daun Salam untuk Diabetes dan Jantung Sehat, Ternyata Karena Senyawa Ini
Bulatkan tekad beraktivitas fisik
Olahraga saja tidak akan menjamin penurunan berat badan, tapi menambahkannya ke dalam program diet sehat dan seimbang bisa sangat membantu.
Selain itu, menjadikan aktivitas fisik rutin sebagai bagian dari rutinitas ketika masih muda dapat membentuk kebiasaan menjadi niat seumur hidup.
Tidak ada kata terlambat untuk mulai berolahraga dan menjadikannya aktivitas rutin.
Pikirkan jangka panjang
Pada 2012, sebuah penelitian mengungkapkan, pola makan yang kita pilih saat berusia 20-an memiliki dampak besar pada risiko penyakit begitu berusia setengah baya.
Sebagian besar mereka yang masih berusia 20-an tahun tidak merasa akan memiliki penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, kanker atau diabetes tipe 2.
Tetapi mungkin jika mereka melakukannya, mereka akan lebih fokus pada melindungi kesehatan ketika sel-sel mereka sangat membutuhkannya.
Untuk itu, konsumsilah sayuran, protein tanpa lemak, lemak sehat dan biji-bijian.
Kurangi minuman manis dan berdirilah lebih banyak dari pada duduk.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tips Turunkan Berat Badan di Atas Usia 30 Tahun".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/25022020_song-hye-kyo.jpg)